Pemkab Bangka Tengah Targetkan Penanganan Banjir Dimulai Juli, Fokus Sungaiselan dan Lubuk Besar

by -632 Views

Bangka Tengah, Demokrasibabel – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menargetkan program penanganan banjir di sejumlah wilayah rawan dapat mulai dikerjakan pada Juli hingga Agustus 2026. Untuk mempercepat realisasi program tersebut, Pemkab meminta dukungan dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Bangka Belitung.

Permintaan itu disampaikan Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Balai Wilayah Sungai Bangka Belitung, Rabu (24/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Algafry didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUTRP) Bangka Tengah, Fani Hendra Saputra.

Algafry mengatakan, penanganan banjir di Kecamatan Sungaiselan dan Lubuk Besar menjadi prioritas karena kedua wilayah tersebut kerap terdampak banjir berulang yang mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kami memohon perhatian intensif dari BWS untuk penanganan lanjutan, normalisasi sungai, serta langkah-langkah strategis lainnya di Sungaiselan dan Lubuk Besar. Banjir yang berulang sangat memengaruhi kehidupan masyarakat,” kata Algafry.

Selain Sungaiselan dan Lubuk Besar, Pemkab Bangka Tengah juga menyoroti sejumlah titik rawan banjir lainnya, seperti kawasan Koba, Perlang, Lubuk Pabrik hingga Desa Nibung yang masih mengalami genangan setelah hujan deras.

Menurut Algafry, meskipun kondisi cuaca saat ini relatif membaik, pemerintah daerah tetap melakukan berbagai langkah mitigasi guna mengantisipasi potensi banjir saat curah hujan kembali meningkat.

Sementara itu, Fani Hendra Saputra mengungkapkan Pemkab Bangka Tengah telah mengusulkan lima lokasi prioritas penanganan banjir kepada pemerintah pusat.

“Kami berharap pekerjaan yang menjadi prioritas dapat dimulai pada Juli atau Agustus, sehingga risiko banjir saat musim penghujan nanti bisa diminimalkan,” ujarnya.

Fani menambahkan, berbagai langkah jangka pendek juga telah dilakukan bersama Forkopimda, masyarakat, dan pihak swasta. Upaya tersebut meliputi normalisasi saluran air hingga pemanfaatan alat berat amfibi untuk mendukung pengerukan sungai dan rawa.

Menanggapi usulan tersebut, Kepala Seksi Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air (KPI SDA) BWS Bangka Belitung, Huda Bachtiar, menyatakan pihaknya menyambut baik koordinasi yang dilakukan Pemkab Bangka Tengah.

Menurut Huda, sejumlah usulan penanganan banjir, khususnya di Sungaiselan dan Lubuk Besar, telah disampaikan ke direktorat terkait dan saat ini masih dalam proses pembahasan di tingkat pusat.

“Kami akan menyampaikan seluruh masukan ini kepada pimpinan dan direktorat terkait untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,” kata Huda.

Pemkab Bangka Tengah berharap sinergi dengan BWS Bangka Belitung dapat mempercepat realisasi program pengendalian banjir sehingga dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan secara berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.