Bangka Tengah, Demokrasibabel.com – Ribuan warga memadati halaman Kantor Desa Lubuk Pabrik, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (30/6/2026), untuk mengikuti kegiatan pelayanan terpadu yang dirangkaikan dengan nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026.
Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah itu menghadirkan berbagai layanan publik sekaligus hiburan bagi masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda, Camat Lubuk Besar, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para kepala desa.
Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda mengatakan masyarakat dapat memanfaatkan beragam layanan dalam satu lokasi, mulai dari pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM), pembayaran pajak kendaraan bermotor, pemeriksaan kesehatan gratis, layanan administrasi kependudukan dari Dukcapil, hingga pasar murah dan pasar tani.
“Hari ini kami menggelar nobar dan pelayanan terpadu. Masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik, seperti pembuatan SIM dari kepolisian, pembayaran pajak kendaraan, pemeriksaan kesehatan gratis, layanan Dukcapil, pasar murah, serta pasar tani,” kata Efrianda.
Menurutnya, kegiatan nobar juga menjadi upaya pemerintah daerah untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Lubuk Besar dan sekitarnya.
Ia menjelaskan, sebagian besar stan bazar UMKM diisi oleh warga lokal yang menjual berbagai produk pangan khas daerah.
“Tadi makanan yang kita nikmati saat nobar semuanya merupakan produk lokal. Mulai dari rebusan ubi, kacang rebus, hingga keladi rebus. Informasi dari Pak Kades, seluruhnya berasal dari Kelompok Wanita Tani (KWT) yang ada di wilayah ini,” ujarnya.
Selain itu, pasar murah yang disediakan dalam kegiatan tersebut juga menjadi salah satu layanan yang paling diminati masyarakat karena menawarkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Kehadiran pasar murah juga menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat karena dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Lubuk Pabrik, Sahid Abardu (45), mengaku senang dengan kegiatan yang digelar pemerintah daerah tersebut. Menurutnya, konsep pelayanan publik yang dipadukan dengan nobar memberikan manfaat sekaligus hiburan bagi masyarakat.
“Kami sangat senang dengan adanya kegiatan seperti ini karena bisa menonton bersama masyarakat lainnya. Selain itu, kami juga dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah serta memanfaatkan berbagai layanan yang disediakan oleh Pemkab Bangka Tengah,” ujar Sahid.







