Bupati Bangka Tengah Jadi Keynote Speaker Seminar Internasional, 300 Peserta Ditargetkan

by -687 Views

Bangka Tengah, Demokrasibabel – Pemkab Bangka Tengah mendukung pelaksanaan seminar internasional dan bedah buku bertajuk “Strengthening Literacy and the Academic Atmosphere for a Civilized Future”. Kegiatan tersebut ditargetkan diikuti sekitar 300 peserta.

Seminar akan digelar di Gedung Serbaguna Bangka Tengah pada 20 Oktober 2026. Dukungan Pemkab Bangka Tengah dibahas dalam audiensi panitia dengan Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di ruang kerja bupati, Kamis (8/10/2026).

Audiensi tersebut turut dihadiri Direktur Madania Center, Wakil Bupati Bangka Tengah, Sekretaris Daerah, dan Kabag Umum. Pertemuan membahas berbagai persiapan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar.

Pemkab Bangka Tengah menyatakan siap membantu kebutuhan pelaksanaan seminar, termasuk konsumsi peserta serta kebutuhan teknis lainnya.

Seminar internasional itu akan menghadirkan empat narasumber dari Malaysia, Jakarta, dan Bangka. Mereka yakni Prof Dr Zulkifli, M.A., Prof Dr Rusydi Sulaiman, M.Ag., Suryan Masrin, M.Pd., dan Dr Khazri Bin Osman.

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman juga dijadwalkan menjadi keynote speaker. Dia berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi peserta, khususnya dalam meningkatkan kompetensi dan memperluas wawasan.

“Harapannya kegiatan ini bisa bermanfaat dan meningkatkan kompetensi,” kata Algafry.

Algafry juga mengajak para pegiat budaya dan literasi di Bangka Belitung, termasuk ASN di lingkungan Pemkab Bangka Tengah, untuk mengikuti seminar tersebut.

“Penguatan budaya literasi dan atmosfer akademik perlu didukung bersama melalui ruang-ruang diskusi yang menghadirkan berbagai perspektif, baik dari kalangan akademisi maupun masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Bangka Tengah Indrawadi mengatakan seminar tersebut terbuka untuk masyarakat umum. Panitia menargetkan sekitar 300 peserta dari berbagai kalangan.

“Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, guru, mahasiswa, dosen hingga utusan sekolah,” jelas Indrawadi.

Menurutnya, keterbukaan peserta diharapkan membuat seminar tidak hanya menjadi ruang diskusi akademik, tetapi juga wadah pertukaran gagasan yang dapat diakses masyarakat luas.

Seminar internasional dan bedah buku tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya literasi dan atmosfer akademik di Bangka Tengah. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkenalkan karya serta tokoh lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.