Koba, Demokrasibabel – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) menggagas Lomba Videografi Wisata Bangka Tengah sebagai upaya memperkuat promosi pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Rencana kegiatan tersebut dibahas dalam audiensi Pemkab Bateng bersama PT Bank Sumsel Babel Cabang Koba, Selasa (22/9/2026).
Audiensi digelar di Ruang Rapat Bank Sumsel Babel Koba dan dihadiri jajaran Pemkab Bangka Tengah serta pihak manajemen bank. Pertemuan tersebut membahas proposal kerja sama pelaksanaan Lomba Videografi Wisata Bangka Tengah.
Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Koba, Wira Satria, membuka audiensi dan menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran Pemkab Bangka Tengah. Dia menyatakan kesiapan pihak bank untuk berkolaborasi dalam upaya memajukan Kabupaten Bangka Tengah.
Kepala Dinbudparpora Bangka Tengah, Zulfan, mengatakan videografi dipilih sebagai media promosi karena tingginya penetrasi internet dan penggunaan media sosial di Kepulauan Bangka Belitung.
Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), tingkat penetrasi internet dan media sosial di Kepulauan Bangka Belitung berada di kisaran 78 hingga 80 persen.
“Dominasi penggunaan platform media sosial seperti TikTok, Instagram, Facebook, dan YouTube menjadi peluang emas bagi pemerintah daerah dan dunia perbankan untuk menjangkau target pasar secara efektif,” kata Zulfan.
Menurutnya, strategi konten kreatif berbasis video pendek dapat digunakan untuk mengeksplorasi berbagai destinasi wisata di Bangka Tengah. Di antaranya gugusan pantai granit, Danau Kaolin (Kulong Biru), wisata bahari, kawasan kolong pascatambang hingga sejarah budaya.
Lomba Videografi Wisata Bangka Tengah tersebut dirancang bertepatan dengan dua momentum penting pada 2026, yakni Peringatan Hari Pariwisata Sedunia (World Tourism Day) pada 27 September dan HUT PT Bank Sumsel Babel pada 6 November.
“Perpaduan momentum tersebut menjadikan agenda ini tidak sekadar kompetisi biasa, melainkan sebuah perayaan bersama antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak perbankan,” ujarnya.
Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, mengatakan pembangunan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Menurutnya, dunia perbankan dan dunia usaha menjadi bagian penting dalam sinergi tersebut.
“Pembangunan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tidak dapat berjalan sendiri oleh pemerintah daerah, melainkan memerlukan sinergi pentahelix bersama dunia perbankan dan dunia usaha. Bank Sumsel Babel Cabang Koba dinilai sebagai mitra strategis yang tepat untuk menyukseskan agenda besar ini,” ungkap Efrianda.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemkab Bangka Tengah berharap kegiatan dapat memberikan manfaat bagi pariwisata daerah, termasuk meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberdayakan ekonomi kreatif subsektor videografi, khususnya bagi kreator muda, pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum.
Kolaborasi ini juga diharapkan memberikan eksposur citra (brand image) yang kuat bagi Bank Sumsel Babel dalam memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan kedekatan emosional dengan segmen generasi muda.







