Bupati Bangka Tengah Bagikan KTP Elektronik ke Pelajar SMAN 1 Lubuk Besar

by -661 Views

Bangka Tengah, Demokrasibabel – Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman menyerahkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) kepada pelajar SMAN 1 Lubuk Besar, Senin (12/10/2026). Program jemput bola ini dilakukan untuk mempermudah pelayanan administrasi kependudukan sekaligus meningkatkan validitas data pendidikan siswa.

Penyerahan KTP-el tersebut merupakan bagian dari program inovasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Bangka Tengah, yakni Gerakan Inovasi Perekaman dan Penyerahan Dokumen Kependudukan di Sekolah (GI NGANYAU) dan Jempol Aksi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dindukcapil Bangka Tengah Nordianto bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara itu, penyerahan KTP-el secara simbolis dilakukan langsung oleh Algafry kepada para pelajar.

Nordianto mengatakan program tersebut menyasar siswa berusia 16 tahun ke atas yang telah melakukan perekaman biometrik. Dia mengingatkan para siswa agar tidak menunda perekaman hanya karena khawatir dengan hasil foto pada KTP-el.

“Jangan sampai gara-gara takut fotonya kurang bagus, itu menghambat pelayanan publik lainnya. Contohnya, orang tua ingin berobat menggunakan BPJS, tetapi karena data keluarga belum diperbarui atau anak belum melakukan perekaman, datanya jadi tidak terbaca di pusat,” kata Nordianto di hadapan para siswa.

Selain perekaman KTP-el, Dindukcapil juga mendorong aktivasi IKD. Identitas digital tersebut diharapkan memudahkan pelajar memperbarui data pendidikan setelah lulus sekolah tanpa harus mengantre di kantor kecamatan atau Dinas Dukcapil.

Menurut Nordianto, pembaruan data kependudukan juga penting bagi pelajar yang akan mengikuti seleksi TNI/Polri maupun mengurus beasiswa. Dengan data yang valid, proses administrasi di berbagai layanan diharapkan berjalan lebih lancar.

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengapresiasi program jemput bola yang dilakukan Dindukcapil dengan mendatangi sekolah-sekolah. Menurutnya, langkah tersebut membantu pelajar melengkapi dokumen kependudukan sesuai ketentuan.

“Ini termasuk sebuah terobosan dari Dinas Dukcapil Kabupaten Bangka Tengah yang jemput bola kepada anak-anak kita, terutama yang usianya sudah masuk 17 tahun untuk melengkapi administrasinya,” ujar Algafry.

Algafry juga mengingatkan masyarakat, khususnya orang tua, agar rutin memperbarui data administrasi kependudukan, termasuk jenjang pendidikan anak dalam Kartu Keluarga (KK).

“Rata-rata Kartu Keluarga dari anak lahir sampai mau menikah baru diperbarui saat pisah KK, seakan-akan anak ini tidak sekolah dari kecil. Pola jemput bola oleh teman-teman Dukcapil melalui anak-anak sekolah ini sangat penting untuk menyikapi kondisi tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, Nordianto menyebut kegiatan di SMAN 1 Lubuk Besar merupakan lokasi ketiga pelaksanaan program serupa. Dalam kegiatan tersebut, sekitar 50 siswa telah menjalani perekaman biometrik dan sebanyak 21 KTP-el diserahkan secara simbolis kepada siswa yang telah memenuhi usia cetak.

Adapun KTP-el bagi siswa yang masih berusia 16 tahun akan diproses secara bertahap. Program ini juga menjadi salah satu upaya meningkatkan validitas data pendidikan pada basis data Kementerian Dalam Negeri serta mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bangka Tengah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Lubuk Besar, perwakilan Polsek Lubuk Besar, Kepala SMAN 1 Lubuk Besar, serta para guru dan tenaga pendidik.

Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.