Panen Bawang Merah di Lubuk Pabrik Tembus 400 Kg, Bupati Bangka Tengah Optimistis

by -797 Views

Bangka Tengah, Demokrasibabel – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menyebut pengembangan sektor pertanian hortikultura di wilayahnya mulai menunjukkan hasil positif. Hal itu terlihat dari panen raya bawang merah dan semangka yang dilakukan di Desa Lubuk Pabrik, Kecamatan Lubuk Besar, Minggu (7/6/2026).

Algafry mengatakan panen bawang merah bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati menghasilkan produksi yang cukup menggembirakan. Dari bantuan bibit sebanyak 46 kilogram, hasil panen diperkirakan mencapai hampir 400 kilogram.

“Alhamdulillah, kami kemarin bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati memanen bawang merah dari bantuan bibit sebanyak 46 kilogram, dan dari jumlah itu hasil panen diperkirakan mencapai hampir 400 kilogram,” kata Algafry, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa komoditas hortikultura memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat di Bangka Tengah.

“Sangat bersyukur sekali hasilnya baik. Ini membuktikan bahwa dengan pendampingan yang tepat, masyarakat mampu menghasilkan komoditas pertanian yang berkualitas dan bernilai ekonomi,” ujarnya.

Algafry menegaskan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah akan terus mendorong pengembangan sektor pertanian melalui pembinaan, penyediaan bibit, hingga pendampingan kepada petani.

Ia bahkan menargetkan Desa Lubuk Pabrik dapat berkembang menjadi salah satu sentra bawang merah di Bangka Tengah. Dengan demikian, petani di daerah tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan benih secara mandiri.

“Kita ingin petani tidak hanya mampu memproduksi untuk kebutuhan konsumsi, tetapi juga menghasilkan benih sendiri. Ini bagian dari upaya membangun kemandirian pangan daerah,” katanya.

Algafry menilai keberhasilan budidaya berbagai komoditas hortikultura yang dilakukan masyarakat menunjukkan sektor pertanian masih menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah yang perlu terus diperkuat.

“Kami akan terus hadir mendampingi petani. Pertanian bukan hanya soal ketahanan pangan, tetapi juga bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor yang produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kreativitas petani dalam mengembangkan komoditas bernilai tinggi yang berpotensi menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Bangka Tengah.

“Kalau ada kemauan dan kesungguhan, semua bisa berhasil. Tugas pemerintah adalah memberikan dukungan dan membuka peluang agar masyarakat bisa berkembang,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.