Pangkalpinang – Pemerintah Kota Pangkalpinang menyiapkan 10 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk mengikuti seleksi di tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dengan mempertimbangkan standar tinggi badan serta kelulusan seleksi peserta.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pangkalpinang, Donald Tampubolon, mengatakan pengiriman peserta ke tingkat provinsi dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Biasanya provinsi meminta utusan dari kabupaten/kota sebanyak 10 orang, terdiri dari lima putra dan lima putri. Namun, pengiriman ini tetap melihat apakah peserta memenuhi standar tinggi badan, yakni minimal 165 sentimeter untuk putri dan 170 sentimeter untuk putra,” kata Donald.
Ia menjelaskan, apabila peserta tidak memenuhi persyaratan tersebut, pemerintah daerah tidak akan memaksakan pengiriman ke tingkat provinsi.
Meski demikian, apabila seluruh persyaratan terpenuhi, pihaknya akan mengirimkan 10 peserta terbaik hasil seleksi tingkat kota untuk mengikuti seleksi di tingkat provinsi.
Donald menambahkan, Pemerintah Kota Pangkalpinang juga menyiapkan sebanyak 34 peserta hasil seleksi tingkat kota. Peserta tersebut akan menjadi cadangan apabila ada perwakilan yang lolos ke tingkat nasional.
“Jika dari 10 peserta yang dikirim ke provinsi semuanya lolos, bahkan ada yang lolos ke tingkat nasional, maka peserta dengan peringkat di bawahnya akan naik menggantikan posisi tersebut,” ujarnya.
Ia mencontohkan, pada seleksi tahun 2024, seluruh peserta yang dikirim dari Kota Pangkalpinang berhasil lolos di tingkat provinsi dan satu orang di antaranya melaju hingga tingkat nasional.
Setelah proses seleksi selesai dan hasil diumumkan oleh pihak provinsi maupun pusat, peserta yang dinyatakan lolos akan kembali menjalani pembinaan lanjutan secara intensif.
“Peserta yang lolos nantinya akan dibina dan dilatih secara intensif hingga pelaksanaan tugas. Pembinaan ini melibatkan tim gabungan dari TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja, serta unsur sipil lainnya,” katanya.
Selain itu, proses pembinaan juga melibatkan tim psikologi dari Dinas Kesehatan guna memastikan kesiapan fisik dan mental para calon Paskibraka.
Dengan sistem seleksi dan pembinaan tersebut, Pemerintah Kota Pangkalpinang optimistis dapat menghasilkan Paskibraka yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.








