PANGKALPINANG – Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T. Sihombing meninjau langsung sejumlah titik transportasi dan pos pengamanan untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran di wilayah tersebut.
Peninjauan dilakukan mulai dari Bandara Depati Amir, pos pengamanan di pusat keramaian masyarakat, hingga Terminal Penumpang Pelabuhan Pangkalbalam yang melayani pelayaran dari Pulau Bangka menuju Belitung.
“Kegiatan pemantauan hari ini dimulai dari Bandara Depati Amir, kemudian kami melihat pos pengamanan di tempat keramaian masyarakat, dan selanjutnya berada di Terminal Penumpang Pelabuhan Pangkalbalam yang memberangkatkan penumpang dari Bangka menuju Belitung,” kata Viktor di Pangkalpinang, Senin.
Ia menjelaskan pemantauan dilakukan pada sejumlah pos terpadu yang menjadi titik pengamanan selama periode mudik Lebaran, terutama di lokasi dengan peningkatan aktivitas masyarakat.
Dari hasil peninjauan tersebut, Kapolda menilai kesiapan petugas gabungan dari berbagai instansi sudah cukup baik. Secara umum, situasi keamanan dan ketertiban di lapangan terpantau aman serta terkendali.
“Selama pemantauan kami lihat petugas dari berbagai unsur sudah siap, situasi aman dan terkendali, serta kegiatan berjalan sebagaimana mestinya. Cuaca juga cukup baik sehingga diharapkan penerbangan di bandara maupun keberangkatan kapal menuju Belitung berjalan lancar,” ujarnya.
Kapolda menyebutkan lonjakan penumpang di Bandara Depati Amir terjadi seiring adanya tambahan penerbangan dari sejumlah maskapai.
Menurutnya, pada hari tersebut terdapat sekitar 16 penerbangan tambahan untuk mengakomodasi meningkatnya jumlah pemudik.
“Di bandara hari ini cukup tinggi karena ada extra flight sekitar 16 pesawat. Diperkirakan besok juga cukup banyak, bahkan kemungkinan lebih tinggi lagi pada hari Rabu dengan jumlah tambahan penerbangan yang hampir sama,” jelasnya.
Sementara itu, untuk transportasi laut di Pelabuhan Pangkalbalam, frekuensi keberangkatan kapal juga mengalami peningkatan. Jika sebelumnya kapal hanya beroperasi sekitar tiga kali dalam seminggu, kini pelayaran dilakukan hampir setiap hari.
Hal tersebut dinilai mampu membantu mengurangi potensi penumpukan penumpang.
“Biasanya kapal berangkat tiga kali dalam satu minggu, tapi sekarang hampir setiap hari ada kapal yang berangkat ke Belitung maupun kembali. Ini cukup membantu agar tidak terjadi penumpukan penumpang,” katanya.
Kapolda juga menyinggung kondisi arus penumpang di Pelabuhan Tanjung Kalian yang secara umum masih terpantau aman. Meski demikian, ia menilai perlu adanya evaluasi terkait kenyamanan penumpang, khususnya mengenai kepastian jadwal keberangkatan.
Menurutnya, masih terdapat penumpang yang telah memiliki tiket namun belum mendapatkan kepastian waktu keberangkatan sehingga memilih datang lebih awal dan menyebabkan antrean di pelabuhan.
“Yang perlu diperhatikan adalah kenyamanan penumpang, terutama terkait kepastian jadwal keberangkatan. Banyak penumpang sudah memiliki tiket tetapi belum pasti kapan berangkat sehingga datang lebih awal dan menyebabkan penumpukan,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama periode mudik, pihak kepolisian juga telah menyiapkan personel di sejumlah titik strategis, termasuk di buffer zone serta jalur transportasi lainnya.
Kapolda pun mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar tetap memperhatikan keselamatan dan menjaga barang bawaan selama perjalanan.
“Kami mengimbau masyarakat agar mudik dengan aman dan tertib. Jaga barang bawaan dan perhatikan waktu keberangkatan baik di bandara maupun di pelabuhan. Yang terpenting seluruh perjalanan berlangsung aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya.








