DP3ACSKB Sosialisasi KHA dan Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak

by -21 Views
Foto : Foto bersama kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan DP3ACSKB diruang pertemuan Parai Tenggiri Kantor Bupati Bangka, Rabu (09/07/2025).

SUNGAILIAT, DEMOKRASIBABEL.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengadakan kegiatan sosialisasi Konvensi Hak Anak (KHA) dan Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak diruang pertemuan Parai Tenggiri Kantor Bupati Bangka, Rabu (09/07/2025).

Materi sosialisasi diberikan oleh Polres Bangka melalui Kanit PPA, Ipda Naingolan dan dilanjutkan Kanit Satgas Wilayah Babel Densus 88, AKBP Ahmad tentang pencegahan intoleransi radikalisme.

Kepala DP3ACSKB Babel diwakili Plt Kabid Perlindungan Anak, Sopiana mengatakan kegiatan sosialisasi ini sebagai langkah untuk melindungi anak dan memberikan rasa aman dalam pemenuhan hak anak.

Demikian, mewakili Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bangka, Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Suhartini mengatakan sosialisasi ini untuk meningkatkan pemahaman tentang berbagai bentuk kekerasan terhadap anak dan bagaimana cara kita melindunginya.

“Anak perlu dilindungi dan diberikan kasih sayang dengan prinsip perlindungan dan bebas dari segala bentuk kekerasan, baik fisik, psikis, seksual maupun penelantaran. Permasalahan kekerasan pada anak tentunya menjadi perhatian dan tanggung jawab kita bersama serta diberikan perlindungan hukum,” katanya.

Disampaikannya dalam pencegahan kekerasan terhadap anak, beberapa hal dapat dilakukan diantaranya pendekatan keluarga dengan mengedepankan dialog. Dimana orang tua mempunyai peran yang sangat penting dalam menjaga, mengajar, mendidik serta memberikan bimbingan.

Diungkapkannya, berdasarkan data tahun 2024 lalu, tercatat ada 41 anak yang mengalami kekerasan di Kabupaten Bangka.

“Permasalahan tersebut tentunya menjadi tanggung jawab kita bersama dalam upaya pencegahannya. Oleh karena itu, melalui kegiatan sosialisasi ini kita berharap dapat menjadi agen perubahan untuk pencegahan kekerasan terhadap anak. Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang
aman, nyaman dan penuh kasih sayang bagi anak-anak kita,” tandasnya. (Suyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.