Sungailiat, Demokrasibabel.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan/BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta mitra pentahelix menandatangani nota kesepakatan pelaksanaan Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) tingkat Kabupaten Bangka Tahun 2026.
Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Rumah Dinas Bupati Bangka, Rabu (8/7/2026), sebagai upaya memperkuat kolaborasi dalam percepatan penurunan angka stunting.
Program GENTING merupakan gerakan gotong royong nasional yang menyasar keluarga berisiko stunting melalui intervensi gizi maupun non-gizi. Program ini meliputi pemberian makanan bergizi, edukasi melalui sosialisasi dan penyuluhan, hingga dukungan pembangunan sanitasi dan rumah layak huni bagi kelompok rentan.
Bupati Bangka Fery Insani mengatakan Program GENTING diharapkan mampu meningkatkan kepedulian masyarakat dalam upaya pencegahan stunting.
“Gerakan ini memberikan kesempatan bagi individu, perusahaan ataupun instansi untuk menjadi orang tua asuh yang bertanggung jawab atas kebutuhan gizi anak, karena stunting merupakan tantangan serius terhadap pertumbuhan fisik, kognitif, dan kualitas anak di masa yang akan datang,” kata Fery.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan semua pihak, baik pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, maupun masyarakat.
“Melalui gotong royong lintas program dan lintas sektor swasta bisa menjadi solusi strategis terbaik dalam menyukseskan Program GENTING ini dan dapat memenuhi sasaran yang telah ditetapkan agar mendapatkan generasi penerus bangsa yang berkualitas,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bangka, Hj. Mina, mengatakan program tersebut diprioritaskan bagi keluarga kurang mampu yang berisiko mengalami stunting.
Ia mengungkapkan hingga Juni 2026 realisasi sasaran Program GENTING di Kabupaten Bangka masih jauh dari target.
“Kegiatan ini dilakukan karena pencapaian atau realisasi sasaran GENTING Kabupaten Bangka sampai dengan Juni 2026 masih rendah, yaitu 370 sasaran dari total target 993 sasaran. Jadi yang baru terealisasi sampai sekarang baru 370,” kata Mina.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga bertujuan mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari individu, komunitas, akademisi hingga sektor swasta untuk menjadi orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting melalui kerja sama yang telah disepakati.
“Program GENTING ini tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja tetapi harus melibatkan seluruh unsur. Melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting ini diharapkan penurunan angka stunting di Kabupaten Bangka bisa maksimal,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Fazar Supriadi Sentosa mengatakan capaian Program GENTING di tingkat provinsi telah mencapai sekitar 50 persen dari target yang ditetapkan.
“Di Provinsi Bangka Belitung targetnya ada 4.686 sasaran dan saat ini sudah tercapai 2.346 sasaran. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan hari ini bapak ibu bisa membantu dalam pencapaian targetnya, terutama di wilayah Kabupaten Bangka. Karena stunting ini sangat penting, sebab akan berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan,” kata Fazar.(ADV)







