Kapolda Babel dan Kepri Perkuat Kerja Sama Putus Jalur Penyelundupan Timah Ilegal

by -587 Views

PANGKALPINANG – Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T. Sihombing melakukan kunjungan kerja ke Polda Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (13/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam penanganan berbagai tindak pidana, termasuk penyelundupan timah ilegal.

Dalam kunjungannya, Viktor didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Babel dan disambut langsung Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin bersama jajarannya di Mapolda Kepri.

Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Agus Sugiyarso membenarkan adanya pertemuan tersebut. Ia mengatakan salah satu pembahasan utama dalam pertemuan kedua Kapolda adalah upaya pencegahan dan penindakan terhadap penyelundupan timah ilegal yang berasal dari Bangka Belitung.

“Iya benar. Hari ini Bapak Kapolda Babel Irjen Pol Viktor bersama beberapa PJU berkunjung ke Polda Kepri dan bertemu langsung dengan Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin di Mapolda Kepri,” kata Agus di Pangkalpinang, Kamis siang.

Menurutnya, koordinasi lintas wilayah diperlukan karena jaringan penyelundupan timah ilegal kerap memanfaatkan jalur antarpulau untuk menghindari pengawasan aparat.

“Seperti kita ketahui, ada beberapa modus yang kerap digunakan para pelaku, salah satunya mengirimkan timah ilegal dari Bangka Belitung menuju wilayah Kepulauan Riau dengan cara transit di pulau-pulau kecil guna mengelabui pengawasan aparat,” ungkapnya.

Agus menyebutkan, kerja sama dengan Polda Kepri merupakan bagian dari strategi Polda Babel untuk memutus mata rantai peredaran timah ilegal yang melibatkan sejumlah wilayah.

Selain Polda Kepri, Polda Babel juga terus membangun koordinasi dengan Polda Jambi, Polda Sumatera Selatan, Polda Lampung, Polda Banten hingga Polda Metro Jaya. Koordinasi tersebut dilakukan mengingat jalur distribusi timah ilegal dapat melintasi berbagai wilayah sebelum sampai kepada penadah maupun dibawa ke luar negeri.

“Selain melakukan penegakan hukum, Polda Babel juga aktif membangun koordinasi dan kerja sama dengan sejumlah Polda lain. Langkah ini diambil mengingat jalur peredaran timah ilegal kerap melintasi berbagai wilayah tersebut sebelum sampai ke tangan penadah maupun diselundupkan ke luar negeri,” jelas Agus.

Tak hanya memperkuat koordinasi di dalam negeri, Polda Babel juga meminta asistensi dan petunjuk dari Bareskrim Polri serta Divisi Hubungan Internasional (Div Hubinter) Polri terkait kerja sama dengan Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM).

Kerja sama lintas negara tersebut dinilai penting menyusul adanya pengungkapan kasus oleh PDRM yang menemukan sejumlah timah ilegal di Malaysia berasal dari pengiriman melalui wilayah Bangka Belitung.

Agus menegaskan, sinergi antara kepolisian di berbagai wilayah hingga kerja sama internasional diperlukan untuk mengungkap jaringan penyelundupan secara menyeluruh, tidak hanya menangkap pelaku di tingkat lapangan.

“Dengan adanya pertemuan ini, Bapak Kapolda Bangka Belitung menegaskan komitmennya beserta seluruh jajaran untuk terus memberantas tindak pidana penyelundupan timah yang berpotensi merugikan keuangan negara,” tegasnya.

Ia menambahkan, penguatan koordinasi lintas wilayah dan kerja sama dengan negara lain diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku serta menekan praktik penyelundupan timah ilegal dari Bangka Belitung ke depannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.