Pemkab Bangka Tengah Gandeng IPB University Kembangkan Ekonomi Biru dan Tekan Stunting

by -386 Views

Koba, Demokrasibabel.com – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menjalin kerja sama dengan IPB University melalui Program Dana Padanan Kedaireka 2025. Program ini diarahkan untuk mendorong penguatan ekonomi biru, swasembada pangan lokal, serta percepatan penurunan stunting di daerah.

Sekretaris Daerah Bangka Tengah, Ahmad Syarifullah Nizam, mengatakan kerja sama tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah yang tertuang dalam Dasa Cita RPJMD 2025–2029, di mana sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu prioritas.

“Inovasi dan teknologi menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar, dan kemampuan pelaku perikanan mengadopsi teknologi baru sangat menentukan kualitas dan daya saing produk,” ujar Nizam di Koba, Selasa (2/12).

Menurut dia, kolaborasi dengan IPB melalui diseminasi, bimbingan teknis, dan pelatihan sangat strategis dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor perikanan.

Ia berharap teknologi dan inovasi yang dibawa tim IPB dapat diterapkan langsung oleh pelaku usaha perikanan sehingga mampu memaksimalkan hasil tangkap nelayan, mendorong hilirisasi produk blue food, dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Lembaga Kawasan Sains dan Teknologi IPB, Prof Erika Budiarto Laconi, menjelaskan bahwa Program Kedaireka 2025 berfokus pada peningkatan hilirisasi produk pangan biru (blue food) dengan dukungan para mitra industri, termasuk PT Timah Tbk.

IPB, kata dia, berperan dalam pendampingan inovasi dan penerapan hasil riset langsung di masyarakat. Sejak 2021, tim IPB telah melaksanakan berbagai program pemberdayaan di Bangka Tengah, mulai dari pelatihan pengolahan hasil laut bagi ibu rumah tangga hingga penerapan teknologi pemanfaatan kolong bekas tambang sebagai area budidaya ikan.

“Dengan dukungan CSR dan lembaga keuangan, replikasi teknologi diharapkan makin luas sehingga kualitas dan nilai ekonomi produk perikanan meningkat. Bangka Tengah kami harapkan dapat menjadi pionir industrialisasi olahan perikanan di Bangka Belitung,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.