BI Babel Perluas Pasar UMKM Halal dan Dorong Wakaf Produktif di ISEF 2026

by -90 Views

PANGKALPINANG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperkuat promosi UMKM halal, pengembangan ekonomi pesantren, dan inovasi keuangan sosial syariah melalui partisipasi dalam Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-13 yang resmi ditutup pada 18 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.

Mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital”, ISEF 2026 mencatatkan penjualan produk makanan halal dan fesyen sebesar Rp13,85 miliar. Selain itu, business matching pembiayaan dan perdagangan syariah mencapai Rp3,16 triliun, sedangkan komitmen kerja sama pasar uang dan pasar valuta asing syariah tercatat sebesar Rp6,05 triliun.

Dalam ajang tersebut, BI Babel menghadirkan sejumlah UMKM unggulan daerah, yakni Cokelat CandU, Morenji, dan Billiton Spice pada sektor makanan halal; Sepiak Belitong di sektor modest fashion; serta Adena, Billiton Spice, Madu RR1669, Kritcu Super Sindi, dan Wijaya Crab dalam kategori Halal Mart.

Partisipasi tersebut membukukan transaksi UMKM lebih dari Rp117 juta. Peluang ekspansi pasar internasional juga terbuka melalui kegiatan business matching Business-to-Business (B2B) yang mempertemukan Billiton Spice dengan calon pembeli dari Singapura dan Pakistan.

Sementara itu, UMKM binaan BI Babel, Sepiak Belitong, turut berpartisipasi dalam Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) yang berkolaborasi dengan Jakarta Modest Fashion Week (JMFW). Melalui kegiatan fashion show, bazar, dan business matching wastra, Sepiak Belitong berhasil membuka peluang kerja sama bisnis dengan calon pembeli asal Australia.

Peluang tersebut diharapkan dapat memperluas jaringan pemasaran sekaligus membuka jalan bagi produk fesyen khas Bangka Belitung untuk menjangkau pasar internasional.

Selain memperkuat promosi UMKM, BI Babel juga memperkenalkan inovasi Wakaf Produktif Hijau melalui program Wakaf Waste Box (WWB), hasil sinergi dengan WakafMU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Program yang dipromosikan secara digital melalui stan Wakafein tersebut berhasil menghimpun wakaf lebih dari Rp58 juta. Ke depan, WWB direncanakan diterapkan di lingkungan sekolah sebagai sarana edukasi pengelolaan sampah sekaligus pengenalan wakaf sejak dini.

Inisiatif ini menggabungkan pemanfaatan wakaf, transformasi digital, dan kepedulian lingkungan untuk menghadirkan manfaat berkelanjutan di bidang sosial, pendidikan, dan lingkungan.

Penguatan ekonomi syariah daerah juga dilakukan melalui keikutsertaan perwakilan Dewan Pimpinan Wilayah Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pondok Pesantren (DPW HEBITREN) Kepulauan Bangka Belitung dalam Forum Bisnis Pesantren.

Forum tersebut menjadi wadah untuk memperluas jejaring antarpesantren, berbagi pengalaman dalam pengelolaan usaha, serta menjajaki peluang kerja sama dengan pesantren dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui kegiatan ini, pesantren di Bangka Belitung diharapkan memperoleh akses lebih luas terhadap pengembangan usaha dan penguatan kemandirian ekonomi.

Dalam penutupan ISEF 2026, Deputi Gubernur Bank Indonesia Solikin M. Juhro menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan ekonomi syariah harus tercermin melalui manfaat nyata bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, penguatan ekonomi syariah ke depan diarahkan pada integrasi rantai nilai halal, perluasan pembiayaan syariah melalui sinergi keuangan komersial dan sosial syariah, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan berbasis digital.

Sejalan dengan hal tersebut, BI Babel berkomitmen melanjutkan kolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, pesantren, lembaga keuangan syariah, dan pemangku kepentingan lainnya.

Melalui semangat “Kebaikan untuk Semua”, berbagai peluang kerja sama yang terbangun selama ISEF 2026 diharapkan dapat ditindaklanjuti menjadi kegiatan ekonomi produktif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat Bangka Belitung sekaligus mendukung visi Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.