Noni Hidayat Ajak Ibu-Ibu di Sungai Selan Gemar Makan Ikan untuk Cegah Stunting

by -313 Views

Bangka Tengah, Demokrasibabel – Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, mengajak masyarakat meningkatkan konsumsi ikan untuk mendukung tumbuh kembang anak dan mencegah stunting. Ajakan itu disampaikan saat sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kecamatan Sungai Selan, Bangka Tengah, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan yang bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut menyasar 80 ibu yang memiliki anak bawah dua tahun (baduta) dan 40 ibu hamil. Mengusung tema “Protein Ikan untuk Generasi Emas 2045”, kegiatan ini mendorong peserta lebih kreatif mengolah ikan menjadi beragam menu yang menarik dan inovatif.

Dalam sambutannya, Noni menyoroti angka stunting di Kabupaten Bangka Tengah, khususnya Kecamatan Sungai Selan, yang masih menjadi perhatian. Berdasarkan data yang disampaikan, terdapat 134 keluarga risiko stunting (KRS) dengan prevalensi sebesar 15,04 persen.

“Angka stunting di Bangka Tengah, khususnya Sungai Selan ini, masih cukup tinggi, padahal daerahnya kaya akan hasil laut. Pengurus dan Kader PKK di Sungai Selan harus lebih peduli dan aktif bergerak,” ujar Noni, yang juga menjabat Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Noni mengatakan ikan merupakan sumber protein, omega-3, dan vitamin D yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama selama 1.000 hari pertama kehidupan.

Menurutnya, upaya penanganan stunting perlu dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir, bahkan sejak sebelum pasangan memasuki jenjang pernikahan. Karena itu, ia meminta para ibu hamil meningkatkan konsumsi makanan bergizi, khususnya ikan, demi menjaga kesehatan ibu dan janin.

“Hal ini harus dilakukan supaya ibu dan janinnya sehat dan ternutrisi,” jelasnya.

Noni juga meminta pemerintah setempat berperan aktif dalam mendukung pemenuhan gizi keluarga, terlebih sebagian masyarakat Sungai Selan bekerja sebagai nelayan dan memiliki akses terhadap hasil laut.

“Pak Lurah, silakan arahkan nelayan lokal untuk menyisihkan sebagian ikan hasil tangkapan sebelum dijual ke pasar, supaya bisa dikonsumsi keluarga di rumah,” pesannya.

Dalam kegiatan tersebut, Noni turut menyerahkan bantuan paket olahan ikan kepada sejumlah warga. Bantuan ini diharapkan dapat membantu keluarga mengenalkan variasi menu ikan kepada anak-anak agar lebih tertarik mengonsumsinya.

Salah seorang penerima bantuan, Martina, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Ibu yang memiliki anak berusia 1,5 tahun itu mengatakan keluarganya sudah terbiasa mengonsumsi ikan karena suaminya bekerja sebagai nelayan.

“Suami saya nelayan, jadi di rumah memang sudah biasa makan ikan. Tapi biasanya cuma saya olah dengan cara digoreng atau dikukus saja,” ungkap Martina.

Ia berharap bantuan olahan ikan tersebut dapat menjadi inspirasi untuk menyajikan menu yang lebih beragam bagi anaknya.

“Ini sangat membantu saya untuk memperkenalkan olahan ikan dengan variasi bentuk dan rasa yang berbeda supaya anak tidak bosan dan makin lahap makan ikannya,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.