Bangka, Demokrasibabel – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani meresmikan Kampus Balai Benih Ikan Sentral (BBIS) Politeknik Manufaktur Negeri (Polman) Babel di Dusun Tutut, Desa Penyamun, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka. Dalam kesempatan itu, Hidayat juga menyalurkan bantuan pendidikan berupa beasiswa dan bantuan sosial kepada mahasiswa.
Peresmian kampus tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Hidayat Arsani, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi memperkuat pendidikan vokasi dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sektor perikanan.
Dalam kunjungan tersebut, Hidayat didampingi Sekretaris Daerah, Inspektur, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta Kepala Biro Umum Setda Babel. Rombongan disambut Direktur Polman Babel I Made Andik Setiawan bersama jajaran senat akademik, dosen, dan mahasiswa.
Selain meresmikan kampus, Pemerintah Provinsi Babel melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) menjalin kerja sama dengan Polman Babel. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) oleh Kepala DKP Babel Yopi Wijaya dan Direktur Polman Babel I Made Andik Setiawan.
PKS yang berlaku selama lima tahun itu berfokus pada penyelarasan kurikulum Program Studi Teknologi Budidaya Perikanan. Kurikulum akan disesuaikan dengan kebutuhan industri perikanan budidaya agar kompetensi lulusan lebih relevan dengan dunia kerja.
Ruang lingkup kerja sama meliputi penyusunan dan peninjauan kurikulum berbasis industri, pertukaran tenaga pengajar, penelitian bersama, fasilitasi magang atau praktik kerja lapangan, serta penyelarasan kompetensi lulusan dengan standar industri.
Dalam kegiatan tersebut, Hidayat juga menyerahkan bantuan pendidikan secara simbolis. Polman Babel menerima beasiswa program kerja sama senilai Rp 200 juta. Selain itu, dua mahasiswa, Rezki Mauliana dan Nurul Huda, masing-masing menerima beasiswa Rp 8 juta.
Bantuan sosial pendidikan sebesar Rp 5 juta juga diberikan kepada mahasiswa Muhammad Ihsan Shabirin. Dengan demikian, total bantuan pendidikan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut mencapai Rp 221 juta.
Hidayat berpesan agar fasilitas Kampus BBIS dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pembelajaran, penelitian terapan, dan inovasi mahasiswa.
“Jangan hanya menjadi gedung biasa. Kampus BBIS ini harus menjadi pusat riset terapan dan tempat anak-anak kita berinovasi untuk daerah. Manfaatkan fasilitas serta bantuan yang ada ini dengan sungguh-sungguh. Belajarlah dengan serius agar menjadi pemuda yang unggul, tangguh, dan berdaya saing tinggi,” kata Hidayat.
Sementara itu, Direktur Polman Babel I Made Andik Setiawan menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Babel terhadap pengembangan pendidikan vokasi.
Ia mengatakan pengelolaan BBIS merupakan amanah yang akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat inovasi dan riset terapan yang mendukung pembelajaran mahasiswa serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan sektor perikanan di Babel.
Melalui peresmian kampus, kerja sama penyelarasan kurikulum, dan penyaluran beasiswa, Pemprov Babel berharap pendidikan vokasi dapat menghasilkan tenaga kerja terampil yang sesuai dengan kebutuhan industri, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di daerah.







