Bangka Selatan, Demokrasibabel – Sebanyak 7.287 siswa SD dan SMP di Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung (Babel), mendapat bantuan perlengkapan sekolah gratis dari Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan. Bantuan tersebut diberikan untuk menunjang kebutuhan siswa selama mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
Program ini menyasar 3.891 siswa kelas I SD dan 3.396 siswa kelas VII SMP yang tersebar di sekolah negeri maupun swasta di seluruh wilayah Kabupaten Bangka Selatan.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan masing-masing sekolah. Salah satu penyerahan bantuan berlangsung di SD Negeri 28 Toboali dan SMP Negeri 6 Toboali, Rabu (7/10/2026).
Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid turut menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada para siswa. Kedatangan Riza disambut antusias oleh para siswa penerima bantuan.
Riza mengatakan program bantuan perlengkapan sekolah merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap sektor pendidikan. Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Bangka Selatan.
“Hari ini dan beberapa hari sebelumnya itu sudah secara bertahap, sesuai dengan komitmen kami pemerintah daerah bagaimana pendidikan ini menjadi skala prioritas kami,” kata Riza.
Dia menyebutkan bantuan diberikan kepada siswa kelas I SD dan kelas VII SMP. Program tersebut juga tidak membedakan siswa berdasarkan status sekolah, baik negeri maupun swasta.
“Untuk kelas I SD ada 3.891 siswa dan kelas VII SMP sebanyak 3.396 siswa. Jadi totalnya 7.287 siswa, baik sekolah negeri maupun swasta,” ujarnya.
Dalam satu paket bantuan terdapat 12 jenis perlengkapan sekolah yang dapat digunakan siswa untuk menunjang aktivitas pembelajaran. Bantuan tersebut terdiri atas seragam sekolah lengkap, topi, dasi, ikat pinggang, kaos kaki, tas ransel, buku tulis, buku gambar, pensil, pulpen, penggaris, dan penghapus.
Untuk siswa SD, seragam yang diberikan berupa seragam putih-merah. Sementara siswa SMP mendapatkan seragam putih-biru.
Riza menjelaskan penyaluran bantuan tidak dilakukan sekaligus karena harus menyesuaikan kesiapan distribusi di setiap sekolah. Dia meminta siswa yang belum menerima bantuan untuk bersabar hingga proses penyaluran tiba di sekolah masing-masing.
“Ini penyalurannya bertahap. Jadi bagi yang belum menerima, mohon bersabar karena akan kita salurkan sesuai dengan kesiapan distribusi ke sekolah masing-masing,” katanya.
Pemkab Bangka Selatan juga memastikan siswa yang bersekolah di satuan pendidikan swasta tetap memperoleh bantuan yang sama. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh peserta didik.
“Sekolah swasta juga kita berikan subsidi. Jadi tidak ada perbedaan, baik yang sekolah di negeri maupun swasta, perlengkapan sekolahnya kita berikan,” tegas Riza.
Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap kebutuhan dasar siswa untuk menunjang proses belajar dapat terpenuhi. Bantuan ini juga diharapkan dapat mengurangi beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah.
Pemkab Bangka Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perhatian terhadap sektor pendidikan, termasuk melalui berbagai program yang mendorong pemerataan akses dan pelayanan pendidikan bagi seluruh siswa di daerah tersebut.









