Pemkab Basel Perpanjang Kontrak 1.162 PPPK Paruh Waktu, 45 Pegawai Diberhentikan

by -1007 Views

Toboali, Demokrasibabel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan memperpanjang masa kerja 1.162 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Perpanjangan tersebut ditandai dengan penyerahan surat keputusan (SK) dan perjanjian kerja.

Penyerahan SK dilakukan dalam Apel Akbar PPPK Paruh Waktu di Halaman Kantor Bupati Bangka Selatan, Gunung Namak, Toboali, Senin (5/10/2026).

Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid mengatakan Pemkab Bangka Selatan berupaya mempertahankan tenaga PPPK yang selama ini telah mengabdi dan membantu pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Riza, perpanjangan masa kerja tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah di tengah adanya perubahan kebijakan dari pemerintah pusat.

Namun, Riza meminta para PPPK Paruh Waktu membalas kepercayaan tersebut dengan meningkatkan disiplin dan kualitas kerja. Dia menegaskan kedekatan dengan kepala daerah bukan jaminan seorang pegawai dapat mempertahankan pekerjaannya.

“Yang menentukan teman-teman tetap bekerja bukan karena dekat dengan saya, tetapi karena kinerjanya memang baik,” kata Riza.

Riza mengungkapkan sebanyak 45 PPPK Paruh Waktu harus diberhentikan karena dinilai tidak menjalankan tugas dengan baik. Dia berharap kejadian tersebut menjadi evaluasi bagi seluruh pegawai agar tidak terulang.

Pemkab Bangka Selatan, lanjut Riza, juga tengah memperjuangkan penerapan sistem reward and punishment bagi para pegawai. PPPK yang memiliki prestasi dan kinerja baik diharapkan mendapatkan penghargaan.

Bahkan, Pemkab Bangka Selatan berharap pegawai yang berprestasi bisa mendapat kesempatan menjadi PPPK penuh waktu jika kebijakan pemerintah pusat memungkinkan.

“Saya sedang memperjuangkan agar teman-teman yang berprestasi dan kinerjanya bagus bisa mendapat kesempatan diangkat menjadi full time,” ujarnya.

Riza juga meminta seluruh pimpinan perangkat daerah melakukan penilaian terhadap PPPK secara objektif. Para pegawai dipersilakan melapor jika menemukan praktik kerja yang tidak profesional.

Di sisi lain, Riza menyebut keterbatasan fiskal masih menjadi tantangan bagi Pemkab Bangka Selatan. Kondisi tersebut berdampak pada kemampuan pemerintah daerah dalam memenuhi berbagai kebutuhan, termasuk pembayaran pegawai dan pembangunan infrastruktur.

Dia berharap dukungan pemerintah pusat dapat membantu meringankan beban APBD sehingga anggaran daerah dapat lebih banyak diarahkan untuk pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Riza kemudian meminta seluruh PPPK Paruh Waktu menjaga kepercayaan yang telah diberikan pemerintah dengan bekerja disiplin, profesional, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Bangka Selatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.