Kejari Bangka Selatan Bagikan 2.000 Liter Air Bersih di Tengah Kemarau 3 Bulan

by -760 Views

Bangka Selatan, Demokrasibabel – Warga Kampung Bukit Permai, Kecamatan Toboali, Bangka Selatan, mulai kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang. Kondisi ini membuat Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Selatan turun tangan dengan menyalurkan 2.000 liter air bersih kepada warga.

Bantuan air bersih tersebut disalurkan pada Selasa (29/9/2026). Distribusi dilakukan setelah wilayah Toboali dan sekitarnya disebut hampir tiga bulan tidak diguyur hujan.

Minimnya curah hujan membuat persediaan air di sejumlah sumur warga terus menyusut. Bahkan, sebagian sumur mulai mengering sehingga warga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Warga Kampung Bukit Permai tampak membawa berbagai wadah, mulai dari jeriken, ember, hingga galon untuk menampung air bantuan. Mereka mengantre secara tertib saat proses pendistribusian berlangsung.

Kepala Kejari Bangka Selatan Asep Kurniawan Cakraputra melalui Kasi Intel Kejari Bangka Selatan Prima Yudha mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekurangan air bersih.

“Penyaluran air bersih sebanyak 2.000 liter ini kami laksanakan untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Kampung Bukit Permai yang sedang mengalami kesulitan pasokan air. Mengingat hampir tiga bulan terakhir wilayah Toboali dan sekitarnya belum turun hujan, persediaan air warga kian menipis,” kata Prima.

Selain menyalurkan air bersih, jajaran Kejari Bangka Selatan juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memberikan edukasi hukum kepada masyarakat. Salah satunya melalui pembagian stiker kampanye antikorupsi.

Prima mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Kejaksaan mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menanamkan nilai-nilai integritas dan kesadaran hukum.

“Selain menyalurkan air bersih, kami juga memanfaatkan momentum kedekatan bersama masyarakat ini untuk melakukan sosialisasi dan membagikan stiker gerakan antikorupsi,” ujarnya.

Dia menyebut pesan pencegahan korupsi perlu terus disampaikan kepada masyarakat dengan cara sederhana dan mudah dipahami.

“Kami ingin menanamkan nilai-nilai integritas dan kesadaran hukum langsung di tengah masyarakat, salah satunya melalui pesan edukatif bahwa hasil korupsi bukan rezeki. Kejaksaan berupaya hadir tidak hanya dalam proses penegakan hukum di persidangan, tetapi juga hadir secara humanis, peduli, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tuturnya.

Aksi sosial tersebut mendapat sambutan positif dari warga Kampung Bukit Permai. Bantuan air dinilai membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga dan sanitasi masyarakat di tengah kemarau yang masih berlangsung.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi jajaran Kejari Bangka Selatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui kegiatan sosial yang dipadukan dengan edukasi hukum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.