Toboali, Demokrasibabel – Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bangka Selatan masa bakti 2026-2031. Debby terpilih dalam Musyawarah Cabang (Muscab) V Kwarcab Gerakan Pramuka Bangka Selatan di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (16/9/2026).
Dalam Muscab tersebut, Debby menyampaikan gagasan kepemimpinan beserta visi dan misi yang akan menjadi pijakan dalam mengembangkan Gerakan Pramuka Bangka Selatan selama lima tahun ke depan.
Sebelum memaparkan program kerja, Debby menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya di bawah kepemimpinan Elizia Riza Herdavid. Menurutnya, berbagai capaian yang telah diraih Pramuka Bangka Selatan merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur organisasi.
“Terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kak Elizia Riza Herdavid beserta seluruh jajaran yang telah membawa Gerakan Pramuka Bangka Selatan menorehkan berbagai prestasi. Apa yang sudah dibangun ini merupakan modal penting untuk kita lanjutkan dan kembangkan bersama,” kata Debby.
Debby menegaskan kepengurusan 2026-2031 bukanlah awal dari perjalanan baru. Ia menyebut kepengurusan mendatang akan melanjutkan fondasi, pengalaman, program dan prestasi yang telah dibangun sebelumnya.
Mengusung semangat Muscab V, yakni “Melanjutkan Pengabdian, Memantapkan Pramuka yang Solid dan Berkarakter”, Debby memperkenalkan tagline kepemimpinannya yakni “DEBBY”.
Tagline tersebut merupakan akronim dari Dedikasi, Edukatif, Bersinergi, Berprestasi dan Yakin Mengabdi.
Pada unsur dedikasi, Debby menekankan pentingnya ketulusan dalam menjalankan amanah organisasi. Menurutnya, Gerakan Pramuka bukan sekadar organisasi, tetapi juga wadah pendidikan dan pengabdian yang harus memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat.
“Jabatan adalah amanah, pengabdian adalah tanggung jawab,” tegasnya.
Sementara unsur edukatif diarahkan untuk memperkuat pendidikan kepramukaan melalui peningkatan kapasitas peserta didik, pembina, pelatih dan anggota dewasa. Kegiatan kepramukaan juga akan dikembangkan agar lebih kreatif, inovatif dan mampu menjawab tantangan zaman.
Kemudian unsur bersinergi diwujudkan melalui penguatan kerja sama antara seluruh komponen Gerakan Pramuka dengan pemerintah daerah, kwartir ranting, gugus depan, satuan karya, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha hingga masyarakat.
“Tidak ada yang berjalan sendiri. Pramuka maju karena kebersamaan,” ujarnya.
Untuk unsur berprestasi, Debby berkomitmen membangun sistem pembinaan yang terarah dan berkelanjutan. Pembinaan akan dimulai dari tingkat gugus depan melalui seleksi objektif, pelatihan, peningkatan kemampuan, pendampingan kontingen, evaluasi hingga pemberian apresiasi.
Sedangkan unsur yakin mengabdi menjadi penegasan bahwa keberadaan Pramuka harus dirasakan masyarakat. Kegiatan Pramuka tidak hanya berkutat pada perkemahan, perlombaan dan kegiatan seremonial, tetapi juga hadir melalui aksi sosial dan kemanusiaan.
Debby kemudian menyampaikan visi kepemimpinannya, yaitu “Terwujudnya Gerakan Pramuka Bangka Selatan yang Solid, Berkarakter, Berprestasi, Adaptif dan Berkelanjutan.”
Visi itu diterjemahkan dalam lima fokus utama. Solid diarahkan untuk mempererat kebersamaan organisasi, berkarakter berkaitan dengan pembentukan generasi muda yang berpegang pada nilai Tri Satya dan Dasa Darma, sedangkan berprestasi ditujukan untuk meningkatkan pencapaian anggota.
Sementara adaptif dimaknai sebagai kemampuan merespons perkembangan teknologi dan perubahan zaman. Adapun berkelanjutan menitikberatkan pada kesinambungan program serta kaderisasi.
Untuk mendukung visi tersebut, sejumlah misi disiapkan, di antaranya memperkuat organisasi, meningkatkan mutu pembinaan, mengembangkan kompetensi pembina dan pelatih, mendorong prestasi serta memperluas kiprah Pramuka dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Salah satu program yang menjadi perhatian Debby adalah “Memasyarakatkan Pramuka, Mempramukakan Masyarakat”. Program ini bertujuan mendekatkan Gerakan Pramuka dengan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.
Implementasinya antara lain melalui penguatan Pramuka Peduli yang mencakup bakti sosial, kegiatan lingkungan, penghijauan, kesiapsiagaan bencana dan aksi kemanusiaan.
Debby juga menggagas kegiatan donor darah secara rutin dan berkelanjutan dengan melibatkan kwartir ranting serta menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) dan instansi terkait.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya melibatkan anggota Pramuka, tetapi juga pembina, pelatih, Mabiran, Mabigus, orang tua, pemerintah dan masyarakat.
Di tingkat Kwarcab, donor darah juga direncanakan berlangsung secara berkala dengan melibatkan seluruh jajaran. Debby berharap kegiatan itu dapat berkembang menjadi kebiasaan positif sekaligus bentuk nyata kepedulian Pramuka terhadap sesama.
Selama periode 2026-2031, sejumlah sasaran juga ditetapkan. Di antaranya memperkuat tata kelola Kwarcab, Kwartir Ranting dan Gugus Depan, meningkatkan jumlah serta kualitas Pramuka Garuda, mendorong prestasi di tingkat provinsi dan nasional, serta meningkatkan kualitas pembina, pelatih dan peserta didik.
Selain itu, kegiatan sosial dan kemanusiaan akan diperluas. Donor darah secara berkala di tingkat Kwarcab dan Kwarran menjadi salah satu target program, sementara kaderisasi diarahkan untuk membentuk calon pemimpin muda yang mampu meneruskan keberlangsungan organisasi.
Dalam menjalankan amanah kepemimpinan, Debby menyampaikan lima prinsip yang akan menjadi komitmennya, yakni kebersamaan, keterbukaan, profesionalitas, kaderisasi dan pengabdian.
Ia menilai keberhasilan Gerakan Pramuka tidak dapat dibebankan kepada satu pihak. Setiap unsur organisasi harus memiliki kesempatan untuk berperan dan memberikan kontribusi.
“Kita tidak memulai dari nol. Kita datang dengan membawa pengalaman, karya dan prestasi yang telah dibangun bersama. Yang baik akan dilanjutkan, yang kurang akan diperbaiki, yang sudah berjalan akan diperkuat, dan yang belum ada akan kita hadirkan melalui inovasi dan kolaborasi,” pungkasnya.
Terpilihnya Debby secara aklamasi dalam Muscab V Kwarcab Gerakan Pramuka Bangka Selatan menjadi langkah awal kepengurusan baru untuk memperkuat organisasi selama lima tahun ke depan.
Debby berharap seluruh jajaran dapat bekerja sama memajukan Pramuka Bangka Selatan, meningkatkan prestasi, membentuk karakter dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Memasyarakatkan Pramuka, Mempramukakan Masyarakat. Bangka Selatan terdepan, pantang surut mengukir prestasi. Asak Kawa Kite Pacak!”








