Bangka Barat, Demokrasibabel – Lima musisi cilik asal Bangka Barat mencuri perhatian setelah membentuk grup band bernama Candela Band. Band yang mengusung genre pop alternatif itu beranggotakan anak-anak berusia 10 hingga 13 tahun.
Candela Band diperkenalkan dalam gelaran Mentok Food Festival 2026 yang berlangsung pekan lalu. Band tersebut terdiri dari Raffi sebagai vokalis, Azam (drum), Zikra (bass), Almira (keyboard), dan Sultan (gitar).
Uniknya, di antara lima personel tersebut terdapat satu-satunya anggota perempuan, yakni Almira yang mengisi posisi keyboard.
Pimpinan Golf Camp Management, Najeep, mengatakan nama Candela memiliki makna khusus. Candela berasal dari bahasa Spanyol yang berarti lilin. Dalam ilmu sains, candela juga merupakan satuan untuk mengukur kuat cahaya.
“Filosofi kami sederhana. Lilin adalah sumber pencahayaan di saat kegelapan. Kami ingin Candela Band memberikan terang kepada siapa saja yang membutuhkan lewat karya. Nanti, kami akan menyapa para penggemar dengan sebutan ‘Cahayaku’,” kata Najeep, Sabtu (27/6/2026) pagi.
Terbentuk dari Band Berbeda
Najeep menjelaskan perjalanan pembentukan Candela Band cukup dinamis. Sebelum bergabung, Raffi, Azam, dan Sultan diketahui telah memiliki grup musik masing-masing.
Mereka kemudian dipertemukan dan membentuk Candela Band dengan pop alternatif sebagai genre utama. Pemilihan genre tersebut karena dinilai fleksibel dan dapat dipadukan dengan berbagai aliran musik.
Untuk referensi bermusik, Candela Band saat ini banyak terinspirasi dari dua grup musik besar Indonesia, yakni Sheila On 7 dan Dewa 19.
Meski memiliki satu visi dalam bermusik, kelima personel Candela Band memiliki selera musik yang beragam. Perbedaan tersebut justru menjadi salah satu warna dalam perjalanan mereka membangun karakter musik band.









