Bangka Selatan, Demokrasibabel – Sebanyak 12 Jembatan Garuda dan tiga fasilitas sumur air bersih dibangun di sejumlah wilayah terpencil Kabupaten Bangka Selatan. Infrastruktur tersebut merupakan hasil kolaborasi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan Forkopimda untuk membantu masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi dan air bersih.
Komandan Kodim 0432/Bangka Selatan Letkol Inf Agus Wicaksono mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut dilakukan berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat yang ditemukan langsung oleh personel di lapangan.
“Kodim bersama Forkopimda dan Polres berkomitmen mendengarkan berbagai keluhan warga, khususnya masyarakat di daerah yang masih sulit dijangkau,” kata Agus, Sabtu (15/8/2026).
Dia menjelaskan informasi mengenai kebutuhan infrastruktur tersebut disampaikan oleh Babinsa. Selanjutnya, usulan diverifikasi sebelum diajukan secara berjenjang hingga mendapat tanggapan dan persetujuan dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).
Salah satu Jembatan Garuda yang telah dimanfaatkan masyarakat berada di Desa Keposang, Kecamatan Toboali. Jembatan tersebut menjadi akses penting bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk memudahkan anak-anak menuju sekolah.
Adapun 12 Jembatan Garuda yang dibangun tersebar di sejumlah wilayah Bangka Selatan, yakni dua jembatan di Dusun Air Bulang, Desa Keposang; tiga jembatan di Desa Ranggung; dua jembatan di Kelurahan Teladan; serta masing-masing satu jembatan di Desa Penutuk, Desa Tanjung Sangkar, Desa Bedengung, Desa Payung, dan Desa Jeriji.
Selain pembangunan jembatan, Kodim 0432/Bangka Selatan juga membangun tiga fasilitas sumur air bersih untuk mengantisipasi kesulitan air saat musim kemarau.
Tiga sumur tersebut dibangun di kawasan TK Paku, SD Paku, dan salah satu musala. Fasilitas itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di sekitar lokasi.
Agus mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari program prioritas nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program ini juga mendukung upaya TNI AD dan Polri mencapai target pembangunan 5.000 Jembatan Garuda di seluruh Indonesia hingga akhir 2026.
“Kami masih melakukan pemetaan terhadap wilayah yang membutuhkan pembangunan infrastruktur. Ini untuk menentukan lokasi prioritas berikutnya,” ujarnya.
Menurutnya, pemetaan tersebut diharapkan dapat membantu membuka akses bagi daerah yang sebelumnya sulit dijangkau sehingga konektivitas masyarakat semakin baik dan aktivitas sehari-hari dapat berjalan lebih lancar.







