Sumur Warga Toboali Mengering, Warga Terpaksa Mandi di Kolong Bekas Tambang

by -1011 Views

Toboali, Demokrasibabel – Musim kemarau mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di wilayah Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, khususnya Desa Gadung. Sejumlah sumur warga mengering sehingga masyarakat terpaksa mencari sumber air alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Salah satu sumber air yang dimanfaatkan warga adalah kolong bekas tambang timah. Air kolong tersebut digunakan warga terutama untuk keperluan mandi karena persediaan air di rumah sudah tidak mencukupi.

Randi, salah seorang warga Desa Gadung, mengaku terpaksa menggunakan air kolong untuk mandi akibat sumur di rumahnya mengering.

“Sumur sudah kering, jadi terpaksa mandi di kolong. Kalau menunggu hujan, kami tidak tahu kapan turun,” ujar Rendi Ogut.

Kondisi tersebut menjadi gambaran sulitnya warga memperoleh air bersih saat musim kemarau. Warga pun berharap pemerintah daerah segera turun tangan dengan menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah yang terdampak kekeringan.

Selain bantuan untuk kebutuhan darurat, masyarakat juga berharap pemerintah menyiapkan solusi jangka panjang untuk mengantisipasi persoalan kekurangan air bersih yang kerap terjadi ketika musim kemarau.

Pemanfaatan kolong bekas tambang sebagai sumber air untuk kebutuhan sehari-hari juga dinilai perlu mendapat perhatian. Pemeriksaan kualitas air diperlukan untuk memastikan air yang digunakan warga aman dan tidak mengandung zat berbahaya yang dapat mengancam kesehatan.

Warga berharap persoalan kekeringan tersebut segera ditangani sehingga mereka tidak lagi bergantung pada sumber air yang kualitas dan keamanannya belum terjamin.

Pemerintah daerah diminta segera mengambil langkah konkret, baik melalui penyaluran air bersih maupun penyediaan solusi berkelanjutan, agar kebutuhan dasar masyarakat Toboali tetap terpenuhi selama musim kemarau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.