Pemkab Bangka Selatan Gandeng 7 Perusahaan Perluas Cakupan JKN untuk 3.825 Warga

by -1433 Views

Pangkalpinang, Demokrasibabel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan menggandeng tujuh perusahaan untuk memperluas cakupan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kerja sama tersebut akan memberikan perlindungan kesehatan bagi 3.825 warga yang tersebar di 11 desa, empat kecamatan, dan tiga kelurahan.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama BPJS Kesehatan sebagai tahap pertama kolaborasi antara pemerintah daerah dan badan usaha.

Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi mengatakan seluruh perusahaan yang diundang dalam tahap pertama telah berpartisipasi dalam penandatanganan kerja sama tersebut.

“Hari ini merupakan pelaksanaan PKS tahap pertama dengan tujuh perusahaan. Sebelumnya kami telah menginventarisasi perusahaan-perusahaan yang ada di Bangka Selatan, dan Alhamdulillah seluruhnya hadir mengikuti kerja sama ini,” kata Debby, Selasa.

Menurut Debby, dukungan dari tujuh perusahaan itu mencapai sekitar Rp803,25 juta untuk membiayai kepesertaan JKN bagi 3.825 warga Bangka Selatan.

Ia mengapresiasi kontribusi badan usaha yang ikut membantu pemerintah daerah memperluas perlindungan kesehatan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh perusahaan yang telah berpartisipasi. Semoga apa yang dilakukan menjadi amal kebaikan dan perusahaan semakin maju serta diberkahi,” ujarnya.

Debby mengatakan kolaborasi dengan dunia usaha menjadi salah satu solusi di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah untuk mempertahankan dan meningkatkan cakupan kepesertaan JKN.

“Di tengah kondisi APBD yang cukup berat, kami terus mencari berbagai cara agar masyarakat tetap mendapatkan jaminan kesehatan. Salah satunya melalui kolaborasi dengan badan usaha,” katanya.

Saat ini cakupan kepesertaan JKN di Bangka Selatan telah mencapai sekitar 83 persen. Pemkab Bangka Selatan akan terus mengajak perusahaan lain untuk bergabung dalam program tersebut agar semakin banyak warga yang memperoleh perlindungan kesehatan.

“Kami berharap tidak ada lagi masyarakat Bangka Selatan yang kesulitan memperoleh jaminan kesehatan. Karena itu kolaborasi dengan badan usaha akan terus kami perluas,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.