Bangka Selatan, Demokrasibabel – Sebanyak 4.473 warga miskin dan rentan miskin di Kabupaten Bangka Selatan ditargetkan mendapat perlindungan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang didukung dana tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan atau CSR.
Upaya tersebut dilakukan Pemkab Bangka Selatan melalui kolaborasi dengan sejumlah perusahaan, BUMD, dan BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang.
Pembahasan rancangan perjanjian kerja sama (PKS) digelar di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Senin (6/7/2026). Sejumlah perusahaan yang hadir antara lain PT Sinergi Maju Bersama, PT Samudra Berhasil Bersama, Bank Sumsel Babel Cabang Toboali, PT Basel Mining Sejahtera, PT Sinar Sejahtera Perkasa, PT Mitra Gapura Mandiri, dan PT Mitra Gapura Mandiri Sejahtera.
Mewakili Bupati Bangka Selatan, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Firmansyah mengatakan pembahasan PKS dilakukan untuk menyamakan persepsi sekaligus memperjelas pola kerja sama antara pemerintah daerah dan perusahaan.
“Partisipasi perusahaan diharapkan tidak sekadar berupa bantuan, tetapi dilaksanakan melalui kerja sama yang memiliki tata kelola jelas, kepastian hukum, transparansi, dan akuntabilitas. Dengan begitu, program dapat berjalan secara tepat sasaran dan memberikan dampak maksimal bagi masyarakat,” kata Firmansyah.
Dia meminta setiap perusahaan yang terlibat menghadirkan unsur legal dan accounting dalam proses pembahasan. Hal itu diperlukan untuk memastikan seluruh ketentuan dalam PKS telah dikaji, termasuk aspek kepatuhan terhadap regulasi serta pembagian hak dan kewajiban masing-masing pihak.
Menurut Firmansyah, kolaborasi pemerintah daerah, dunia usaha, dan BPJS Kesehatan menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
“Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap semakin banyak masyarakat miskin dan rentan miskin yang mendapatkan perlindungan kesehatan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Dari komitmen sejumlah perusahaan yang telah disampaikan, dukungan dana CSR tersebut ditargetkan dapat membiayai kepesertaan JKN bagi sekitar 4.473 jiwa.
Firmansyah menilai dukungan tersebut menunjukkan kepedulian dunia usaha terhadap kondisi sosial masyarakat sekaligus menjadi bentuk kontribusi perusahaan dalam pembangunan daerah, khususnya sektor kesehatan.
Pemkab Bangka Selatan berharap pembahasan rancangan PKS segera rampung sehingga dapat dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama. Dengan demikian, dukungan perusahaan untuk kepesertaan JKN dapat segera direalisasikan dan dirasakan masyarakat.







