Pemkab Bangka Selatan Peringati Hari Kearsipan, Soroti Transformasi Arsip Digital

by -1288 Views

Toboali, Demokrasibabel.com – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menggelar apel dan upacara peringatan Hari Kearsipan ke-54 Tahun 2025 di Halaman Kantor Bupati Bangka Selatan, Senin (18/5/2026). Upacara dipimpin Sekretaris Daerah Bangka Selatan, Hefi Nuranda, sebagai inspektur upacara.

Kegiatan tersebut dihadiri kepala organisasi perangkat daerah (OPD) serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bangka Selatan.

Peringatan Hari Kearsipan tahun ini mengusung tema “Prakarsa Mahardika: Ekosistem Kearsipan Digital untuk Pemerintahan Berdayaguna, Kemajuan Ilmu Pengetahuan, dan Budaya Bangsa”.

Dalam amanat Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) yang dibacakan Hefi Nuranda, disebutkan bahwa peringatan Hari Kearsipan bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum refleksi terhadap komitmen reformasi dan transformasi kearsipan digital di Indonesia.

“Theme ini mengandung makna inisiatif atau sebuah upaya mulia para civitas kearsipan untuk menciptakan terobosan dalam pengelolaan arsip dan membangun ekosistem kearsipan digital yang mampu mendorong pemerintahan berdayaguna,” kata Hefi saat membacakan amanat Kepala ANRI.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa budaya tertib arsip hanya dapat diwujudkan apabila seluruh entitas kearsipan, baik pusat maupun daerah, memiliki komitmen terhadap pengelolaan arsip sesuai kebijakan dan kebutuhan organisasi.

Berdasarkan hasil pengawasan tahun 2024, masih terdapat sejumlah tantangan dalam mewujudkan tertib arsip di daerah. Mulai dari kebijakan kearsipan yang belum sesuai kebutuhan, keterbatasan sumber daya manusia, pengelolaan arsip yang belum optimal, hingga implementasi aplikasi SRIKANDI yang masih perlu ditingkatkan.

“Untuk mengatasi tantangan ini, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dan entitas kearsipan, serta perlu dilakukan perubahan strategi pembinaan dan pengelolaan arsip,” lanjut amanat tersebut.

ANRI juga menegaskan bahwa transformasi kearsipan digital bukan hanya proyek teknologi, melainkan gerakan kolektif yang harus dimulai dari perubahan pola pikir seluruh sumber daya manusia bidang arsip.

Pemerintah, lanjutnya, terus mendorong penguatan sistem digital melalui implementasi aplikasi SRIKANDI versi mobile guna mendukung tata kelola administrasi pemerintahan dan pengelolaan arsip secara terintegrasi.

Selain itu, ANRI menargetkan sebanyak 65 ribu arsip dapat tersaji dalam Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN) pada 2025 sebagai bagian dari pembangunan ekosistem kearsipan digital nasional.

“Pengelolaan data dan pemanfaatan informasi kearsipan nasional melalui penyajian informasi arsip dalam JIKN perlu menjadi agenda bersama seluruh simpul jaringan di Indonesia, sehingga target 65.000 arsip yang dapat tersaji di JIKN pada tahun 2025 ini dapat dicapai,” ujar Hefi.

Dalam kesempatan itu juga dipaparkan capaian program register memori kolektif bangsa. Hingga saat ini tercatat sebanyak 27 arsip telah teregistrasi sebagai Memori Kolektif Bangsa, tiga arsip sebagai MoWCAP, dan sembilan arsip sebagai Memory of the World.

Pemkab Bangka Selatan berharap peringatan Hari Kearsipan ke-54 menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam mendukung transformasi kearsipan modern serta meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.