Anggota DPRD Pangkalpinang Dilaporkan atas Dugaan Penipuan Rp 50 Juta, Sudah 2 Kali Mangkir

by
Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Max Mariners

Pangkalpinang, Demokrasibabel – Seorang oknum anggota DPRD Pangkalpinang berinisial PA dilaporkan ke Polresta Pangkalpinang atas dugaan penipuan oleh seorang pengusaha.

Laporan tersebut kini tengah ditangani penyidik. Sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan guna mendalami kasus tersebut.

Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Max Mariners membenarkan adanya laporan yang menyeret nama anggota dewan tersebut. Namun, hingga saat ini terlapor belum memenuhi panggilan penyidik.

“Untuk alasannya masih belum bisa dipastikan, mudah-mudahan hari ini ada konfirmasi,” ujar Max saat dikonfirmasi.

Diketahui, PA sudah dua kali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan. Polisi masih menunggu itikad baik dari yang bersangkutan untuk hadir memberikan keterangan.

Kasus ini berkaitan dengan dugaan penipuan senilai Rp 50 juta. Jika kembali mangkir pada panggilan berikutnya, penyidik membuka kemungkinan untuk mendatangi langsung terlapor guna melakukan pemeriksaan.

“Kalau sudah tiga kali dipanggil tidak hadir, penyidik bisa melakukan pemeriksaan di tempat yang bersangkutan,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, panggilan pertama dilakukan pada 24 Februari 2026. Saat itu, PA disebut tidak bisa hadir dengan alasan sedang dinas luar. Sementara pada panggilan kedua, 11 Maret 2026, yang bersangkutan kembali tidak hadir tanpa memberikan keterangan.

Sementara itu, pihak pelapor yang merupakan seorang pengusaha memilih menyerahkan penanganan kasus ini kepada seseorang bernama Tumanggor. Namun, hingga kini belum ada tanggapan dari yang bersangkutan saat dihubungi.

Informasi lain menyebutkan kasus ini diduga berkaitan dengan proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH), meski kaitannya dengan dugaan penipuan masih belum jelas.

Dalam proses penyelidikan, Wakil Ketua DPRD Pangkalpinang Bangun Jaya juga telah dimintai keterangan oleh penyidik sebagai saksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.