Tanjung Pandan, Demokrasibabel – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edi Nasapta, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Belitung dalam menyambut penerbangan internasional perdana maskapai Scoot rute Singapura-Tanjung Pandan yang dijadwalkan mulai 3 Mei 2026.
Edi secara khusus menyampaikan ucapan selamat kepada Bupati Belitung Joni Alamsyah dan Wakil Bupati Syamsir beserta jajaran Pemkab Belitung atas komitmen menghadirkan kembali akses penerbangan internasional ke Belitung.
“Ini adalah momentum penting dan patut kita syukuri bersama. Kehadiran penerbangan internasional ini menjadi tanda bahwa Belitung kembali dilirik sebagai destinasi unggulan,” kata Edi dalam keterangannya, April 2026.
Ia berharap pembukaan rute internasional ini menjadi awal kebangkitan sektor pariwisata yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung ekonomi masyarakat.
Sebagai warga Belitung, Edi menilai daerah tersebut memiliki potensi besar, terutama dari keindahan alam pesisir yang telah dikenal luas. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa sektor pariwisata tidak bisa berdiri sendiri.
“Belitung memiliki karakter ekonomi yang unik. Sejarah membuktikan masyarakatnya mampu bertahan dari berbagai sektor, mulai dari pertambangan timah, perkebunan kelapa sawit, lada hingga perikanan. Pariwisata menjanjikan, tapi tidak boleh mengesampingkan sektor lain,” tegasnya.
Edi juga menyoroti pentingnya langkah strategis yang terintegrasi untuk mendukung keberlanjutan pariwisata, tidak hanya mengandalkan kehadiran maskapai.
“Penerbangan internasional ini harus disambut dengan kesiapan matang. Promosi perlu digencarkan secara efektif, termasuk menghidupkan kembali peran pelaku travel dan industri pendukung. Tidak harus selalu dengan anggaran besar, tapi strategi yang tepat sasaran dan kolaboratif,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengembangan pariwisata harus berjalan beriringan dengan pembenahan sektor lain seperti pertanian, perikanan, perkebunan, kehutanan hingga pertambangan guna menciptakan ekosistem ekonomi yang kuat dan berkelanjutan.
“Harapan kita, pariwisata benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, namun tetap ditopang sektor lain yang telah menjadi fondasi kehidupan masyarakat Belitung,” pungkasnya.









