Patroli KRYD Akhir Pekan, Polda Babel Sisir Tempat Nongkrong di Pangkalpinang

by

Pangkalpinang, Demokrasibabel – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Bangka Belitung menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menyasar sejumlah tempat tongkrongan di Kota Pangkalpinang, Sabtu (7/2/2026) malam. Patroli ini dilakukan untuk mengantisipasi peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan patroli dipimpin langsung Direktur Resnarkoba Polda Babel Kombes Pol Ronald C Sipayung, didampingi Wakil Direktur Resnarkoba AKBP Trihanto Nugroho, sejumlah perwira, serta personel gabungan.
Patroli tersebut turut melibatkan Unit Satwa K9 dari Dit Samapta Polda Babel. Petugas memulai kegiatan dari Mapolda Babel, kemudian bergerak ke Taman Dealova Pangkalpinang hingga menyisir kawasan pantai di sekitar Jembatan Emas Pangkalpinang.
“Karena malam ini akhir pekan, Polda Bangka Belitung melaksanakan KRYD dengan melibatkan personel Samapta dan Ditresnarkoba,” kata AKBP Trihanto Nugroho di sela kegiatan.
Trihanto menjelaskan, patroli difokuskan pada lokasi-lokasi yang diduga rawan dijadikan tempat transaksi maupun konsumsi narkoba di wilayah Pangkalpinang dan sekitarnya.
“Kami melakukan pengecekan di spot-spot yang berpotensi menjadi tempat peredaran narkotika. Ini bentuk komitmen kami untuk menekan peredaran narkoba,” tegasnya.
Dalam patroli tersebut, petugas masih menemukan sejumlah anak di bawah umur dan pemuda yang nongkrong hingga larut malam. Mereka kemudian diminta untuk membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing.
“Alhamdulillah, tidak ditemukan peredaran narkoba. Mereka hanya nongkrong, namun karena sudah larut malam, kami minta untuk pulang,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T. Sihombing menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli KRYD sebagai upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta gangguan kamtibmas lainnya.
“Saya sudah menekankan kepada seluruh personel, khususnya jajaran narkoba, untuk terus meningkatkan kegiatan rutin seperti ini di titik-titik rawan,” kata Viktor.
Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan efek pencegahan.
“Kehadiran polisi di lapangan diharapkan bisa menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum,” jelasnya.
Kapolda juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dan bersinergi dengan kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Ini bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab kita bersama. Sinergi dan kolaborasi sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkoba,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.