Pangkalpinang, Demokrasibabel – Wali Kota Pangkalpinang Prof Udin meninjau genangan banjir rob yang melanda kawasan pesisir Kampung Seberang pada Minggu siang (7/12). Dalam kunjungan itu, ia didampingi camat, lurah, serta sejumlah warga.
Saat menyusuri kawasan yang tergenang, Wali Kota menyempatkan mendatangi rumah-rumah warga. Sejumlah ibu rumah tangga terlihat antusias menyambut kedatangannya. Pemerintah kota turut menyalurkan bantuan makanan siap saji untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga terdampak.
Salah seorang warga mengaku banjir rob kerap terjadi setiap kali hujan deras turun.
“Daerah ini selalu jadi langganan banjir setiap hujan deras. Kami berharap ada solusi agar wilayah kami tidak terus terendam,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Prof Udin menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah jangka panjang dalam mengatasi banjir rob di kawasan pesisir.
“Kami akan melakukan pengerukan alur pada 2026 untuk pendalaman sungai sebagai upaya mengantisipasi banjir. Kami juga mengimbau warga menjaga kebersihan lingkungan dan rutin gotong royong,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah kota juga telah mengusulkan pembangunan bendung karet kepada pemerintah pusat. Infrastruktur tersebut dinilai mampu membantu pengaturan muka air sungai, mencegah intrusi air laut, serta memperkuat mitigasi banjir.
Menurutnya, Pemkot telah melobi pemerintah pusat untuk tambahan pompa air berkapasitas besar dan percepatan pembangunan bendung karet di titik rawan banjir.
“Setiap tahun banjir melanda tiga kelurahan, yaitu Opas Indah, Rawa Bangun, dan Gedung Nasional. Karena itu, kami meminta dukungan pemerintah pusat untuk percepatan penanganannya,” ujarnya.
Wali Kota optimistis langkah struktural serta kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah akan meningkatkan efektivitas penanganan banjir rob di Pangkalpinang dalam beberapa tahun mendatang.







