Kemarau Panjang, Pemkab Bangka Selatan Gelar Salat Istisqa Mohon Hujan

by -1615 Views

Toboali, Demokrasibabel – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menggelar Salat Istisqa berjemaah di halaman Kantor Bupati Bangka Selatan, Jumat (4/9/2026) pagi. Salat tersebut digelar sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau yang berlangsung cukup panjang.

Salat Istisqa diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh masyarakat, ASN, serta berbagai elemen masyarakat.

Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid mengatakan pelaksanaan Salat Istisqa merupakan bentuk permohonan kepada Allah SWT agar hujan segera turun dan memberikan manfaat serta keberkahan bagi masyarakat.

“Yang melatarbelakangi kegiatan ini kita tahu sendiri, kondisi di seluruh Indonesia, begitu juga di Bangka Selatan. Namun dalam kepasrahan kita selaku umat, kita memohon kepada Allah agar Bangka Selatan ini segera diturunkan hujan yang berkah,” kata Riza.

Riza mengatakan kondisi cuaca dan alam yang semakin sulit diprediksi menjadi pengingat bagi manusia untuk meningkatkan keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dia juga mengajak masyarakat memperbanyak istighfar dan memohon ampun atas kesalahan yang telah dilakukan.

“Marilah kita berpasrah terkait alam ini kepada Allah SWT dengan banyak istighfar dan meminta banyak ampunan kepada Allah SWT,” ujarnya.

Pemkab Siapkan Sumur Bor

Di tengah musim kemarau, Pemkab Bangka Selatan bersama sejumlah pihak juga melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi dampak kekeringan. Sejumlah perangkat daerah bergerak memantau sekaligus menjaga ketersediaan sumber air yang masih dapat dimanfaatkan masyarakat.

Pemenuhan kebutuhan air juga dilakukan bersama Forkopimda dan aparat penegak hukum. Salah satunya melalui pembangunan sejumlah sumur bor di beberapa wilayah.

“Upaya dari pemerintah sudah dilakukan. Beberapa dinas terkait sudah bergerak, kemudian sumber air juga terus kita perhatikan. Dari Forkopimda dan APH ada beberapa sumur bor yang telah mereka lakukan,” jelasnya.

Meski berbagai upaya telah dilakukan, Riza mengakui hasilnya belum sepenuhnya maksimal. Karena itu, dia mengajak masyarakat tetap berikhtiar sembari menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah SWT.

“Ikhtiar kita sebagai manusia biasa itu sudah kita lakukan, nah untuk hasil belum maksimal. Maka untuk hasil, mari kita berpasrah dan memohon doa kepada Allah SWT,” tuturnya.

Riza juga mengapresiasi seluruh pihak yang ikut dalam pelaksanaan Salat Istisqa. Menurutnya, kebersamaan berbagai unsur dalam memanjatkan doa menjadi bagian penting dari ikhtiar menghadapi kondisi alam.

“Kita selaku manusia biasa, tempat kita berserah diri terakhir kepada Yang Maha Kuasa, Sang Maha Pencipta, Allah SWT. Makanya kita minta kepada rekan-rekan, dari masyarakat biasa sampai para pejabat untuk turut serta dalam salat ini, sehingga insyaallah doa-doa kita pagi ini akan diijabah oleh Allah SWT,” katanya.

Warga Diminta Hemat Air

Menghadapi musim kemarau, Riza mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan air secara berlebihan. Dia meminta warga memanfaatkan air sesuai kebutuhan dan menjaga kebersamaan apabila menghadapi persoalan akibat keterbatasan air.

“Pesan kepada masyarakat, mari kita saling mendoakan, gunakan air secukupnya. Kalau nanti ada keluhan seperti apa, nanti kita coba bersolusi bersama-sama, karena situasi alam ini memang sangat susah ditebak,” pesannya.

Riza menilai Salat Istisqa tidak hanya menjadi sarana untuk memohon turunnya hujan. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri.

Dia mengingatkan kondisi alam yang terjadi saat ini dapat menjadi ujian sekaligus momentum bagi manusia untuk kembali mengingat kebesaran Allah SWT.

“Mungkin Salat Istisqa ini sudah pernah kita lakukan lima tahun yang lalu, dan ini baru kita lakukan lagi. Artinya Allah sedang menguji kita selaku hamba-Nya agar ingat bahwa kita ini…” ujar Riza.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.