Pangkalpinang, Demokrasibabel.com – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari Fraksi Partai Gerindra, Yogi Maulana, meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah memberikan penghargaan kepada Satuan Tugas Khusus (Satgassus) yang dinilai konsisten menggagalkan aksi penyelundupan timah di wilayah perairan Bangka Belitung.
Permintaan tersebut disampaikan Yogi pada Rabu (14/1/2026), menyusul keberhasilan Satgassus yang berulang kali mengungkap dan menggagalkan upaya penyelundupan komoditas strategis tersebut.
Menurut Yogi, keberhasilan Satgassus bukan sekadar capaian aparat penegak hukum, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam menjaga kedaulatan sumber daya alam yang menjadi penopang utama perekonomian daerah dan nasional.
“Kami meminta pemerintah pusat dan daerah memberikan penghargaan kepada Satgassus. Mereka sudah beberapa kali berhasil menangkap dan menggagalkan penyelundupan timah. Ini kerja nyata yang patut diapresiasi,” kata Yogi.
Ia menegaskan, praktik penyelundupan timah merupakan ancaman serius bagi negara karena berdampak langsung pada kerugian keuangan negara, rusaknya tata kelola pertimahan, serta menurunnya kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung.
“Penyelundupan adalah musuh negara dan musuh bangsa. Jika dibiarkan, dampaknya sangat besar, mulai dari hilangnya potensi pendapatan negara hingga rusaknya sistem ekonomi daerah,” ujar politisi Partai Gerindra tersebut.
Yogi menilai, pemberian penghargaan akan menjadi dukungan moral sekaligus motivasi bagi Satgassus agar semakin solid dan konsisten dalam memberantas kejahatan penyelundupan, khususnya timah yang selama ini menjadi komoditas strategis Bangka Belitung.
Selain penindakan, ia juga mendorong pemerintah untuk memperkuat pengawasan serta membenahi sistem tata kelola pertimahan secara menyeluruh guna menutup celah terjadinya penyelundupan.
“Penindakan harus berjalan seiring dengan pengawasan yang ketat dan tata kelola yang tertib. Dengan begitu, kekayaan alam Bangka Belitung benar-benar bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya.







