Ketua DPRD Babel Minta Harga Sawit Dijaga, Pupuk Jangan Ikut Meroket

by -985 Views

Pangkalpinang, Demokrasibabel – Ketua DPRD Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Didit Srigusjaya meminta pemerintah daerah menjaga stabilitas harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. Menurutnya, perkebunan sawit saat ini menjadi salah satu sektor penggerak ekonomi masyarakat Babel.

Didit mengatakan kondisi ekonomi masyarakat akan ikut terdampak apabila harga sawit mengalami penurunan. Karena itu, pemerintah daerah diminta ikut mengawasi perkembangan harga komoditas tersebut.

“Saya meminta sekali lagi kepada pemerintah daerah Bangka Belitung tolong jaga stabilitas harga sawit,” kata Didit kepada wartawan, Senin (14/9).

Dia menilai keberadaan sektor sawit memiliki peran besar terhadap perputaran ekonomi masyarakat. Selain sawit, sektor pertambangan dan sektor lainnya juga menjadi penopang perekonomian di Babel.

“Suka tidak suka, saat ini sektor penggerak ekonomi rakyat ialah perkebunan sawit, pertambangan, dan dibantu sektor-sektor lainnya,” ujarnya.

Didit menyebut harga sawit saat ini mulai membaik. Namun, kondisi tersebut menurutnya harus dibarengi dengan perhatian terhadap biaya produksi yang ditanggung petani, khususnya harga pupuk.

“Alhamdulillah sawit sudah mulai baik, tapi tolong harga pupuk juga jangan meroket. Kasihan juga masyarakat,” katanya.

Menurut Didit, harga pupuk yang tinggi dapat mengurangi keuntungan yang diperoleh petani meskipun harga sawit sedang membaik. Karena itu, persoalan harga pupuk dinilai perlu menjadi perhatian pemerintah.

Ia juga mengaku akan menyuarakan persoalan tersebut ke pemerintah pusat agar kebutuhan masyarakat Babel turut mendapatkan perhatian.

Didit berharap kebijakan terkait pupuk dapat membantu meringankan beban petani sawit.

“Ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Mudah-mudahan kita sampaikan juga ini buat kita bersuara ke pusat bahwa masyarakat kami juga di Bangka Belitung,” ujarnya.

Didit menilai stabilitas harga sawit penting untuk menjaga aktivitas ekonomi masyarakat. Ketika pendapatan petani terjaga, menurutnya, daya beli masyarakat juga akan ikut bergerak.

“Jika ekonomi kita berkembang, jika orang-orang yang berjualan itu ada yang beli. Ya karena kita harus jaga stabil harga sawit,” tuturnya.

Ia berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait terus memantau perkembangan harga sawit dan biaya produksi.

Menurut Didit, keberpihakan terhadap petani sawit akan berdampak langsung terhadap penguatan ekonomi masyarakat Babel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.