Noni Hidayat Dorong Kader Posyandu Tingkatkan Kapasitas, Kini Layani 6 Bidang

by -1068 Views

Belitung Timur, Demokrasibabel — Ketua Tim Pembina Posyandu Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, mendorong para kader Posyandu terus meningkatkan kapasitas. Hal ini menyusul transformasi Posyandu yang kini menjadi pintu masuk pelayanan dasar masyarakat melalui enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Pesan tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Babel, Darlan, saat membacakan sambutan Noni Hidayat Arsani dalam Rapat Koordinasi Posyandu Enam SPM se-Pulau Belitung di Auditorium Zahari MZ, Belitung Timur, Selasa (8/9/2026).

“Transformasi layanan posyandu melalui enam SPM merupakan upaya pemerintah mendekatkan pelayanan dasar kepada masyarakat,” kata Darlan.

Menurutnya, kader Posyandu kini memiliki peran yang semakin luas. Mereka tidak hanya bertugas dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga diharapkan mampu mengenali berbagai persoalan masyarakat sejak dari tingkat keluarga.

Kader juga didorong menjadi penghubung masyarakat dengan perangkat daerah terkait agar berbagai persoalan yang ditemukan di lapangan dapat segera ditangani.

“Melalui enam SPM, persoalan sosial di masyarakat seperti data kemiskinan, deteksi dini gizi buruk, lansia telantar, serta hak penyandang disabilitas, dapat dideteksi lebih cepat dan dikawal bersama secara inklusif,” ujarnya.

Perlu Kolaborasi Lintas Sektor

Darlan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjalankan enam SPM. Menurutnya, transformasi Posyandu tidak akan berjalan maksimal tanpa koordinasi antara perangkat daerah dan jajaran Posyandu di setiap tingkatan.

“Enam bidang ini butuh komitmen kolektif bersama supaya bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Rapat koordinasi tersebut diikuti pengurus Posyandu tingkat kecamatan, kelurahan dan desa, kepala desa, serta perangkat daerah pengampu enam SPM dari Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.

Sejumlah narasumber turut memberikan materi dalam kegiatan tersebut. Mereka di antaranya Darlan dan Nurul Huda dari Dinsos PMD Babel, Arifiyanto dari Dinas PUPR, Rita Agustina dari Dinas Kesehatan, serta Marwiyah dari Cabang Dinas Pendidikan Babel.

Adapun enam bidang SPM yang menjadi cakupan layanan Posyandu meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.

Di bidang kesehatan, kader mendukung pemeriksaan ibu hamil, pemantauan balita, imunisasi, penimbangan, skrining penyakit, hingga pemantauan gizi.

Sementara di bidang pendidikan, Posyandu berperan dalam layanan PAUD, edukasi keluarga dan literasi. Bidang pekerjaan umum mencakup akses air bersih dan sanitasi.

Untuk bidang perumahan rakyat, kader berperan dalam pendataan rumah layak huni dan lingkungan sehat. Bidang sosial mencakup informasi serta konsultasi bantuan sosial.

Sedangkan bidang ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat meliputi edukasi keamanan serta kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.