DLH Pangkalpinang Terima Bantuan Tempat Sampah Lima Warna dari BNI

by -908 Views

PANGKALPINANG – Upaya mendorong masyarakat memilah sampah sejak dari sumbernya terus dilakukan di Kota Pangkalpinang. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang menerima bantuan tempat sampah lima warna dari BNI Cabang Pangkalpinang.

Bantuan tersebut diharapkan tidak hanya mendukung kebersihan di ruang publik, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah sesuai jenisnya.

Kepala DLH Kota Pangkalpinang, Fahrizal, menyampaikan apresiasi kepada BNI Cabang Pangkalpinang yang telah berpartisipasi dalam Gerakan Indonesia Asri melalui bantuan tempat sampah terpilah tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada BNI Cabang Pangkalpinang yang sudah ikut berpartisipasi dalam rangka Gerakan Indonesia Asri dengan menyumbangkan tempat sampah lima warna untuk lima kategori,” kata Fahrizal, Kamis (3/9/2026).

Menurut Fahrizal, pemilahan sampah dari sumber merupakan bagian penting dalam pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. Dengan memilah sampah sejak awal, volume sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA) diharapkan dapat ditekan.

“Ini menjadi edukasi juga buat masyarakat bahwa memilah sampah itu penting. Ini dalam rangka juga mengurangi tumpukan sampah kita di TPA,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tempat sampah tersebut dibedakan berdasarkan jenis sampah. Warna kuning digunakan untuk sampah organik, merah untuk limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), biru untuk karton, kertas dan kardus, sedangkan abu-abu untuk sampah residu seperti popok dan tisu.

Sebelum ditempatkan di sejumlah ruang publik, DLH akan menambahkan tulisan atau stiker pada masing-masing tempat sampah. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat lebih mudah mengetahui jenis sampah yang harus dibuang pada tempat yang sesuai.

“Nanti akan kami tambahkan tulisan atau stiker sebelum ditaruh di tempat-tempat publik, supaya masyarakat juga tahu,” jelasnya.

Fahrizal mengatakan, tempat sampah terpilah tersebut nantinya akan ditempatkan di sejumlah lokasi publik. Selain membantu masyarakat membuang sampah sesuai jenisnya, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat mencegah munculnya sampah liar.

Dengan adanya pemilahan sejak dari sumber, sampah yang terkumpul juga diharapkan dapat lebih mudah dikelola.

“Mudah-mudahan dengan ada tempat-tempat seperti ini yang meminimalisir timbulnya sampah liar, ini bisa kita kelola dengan baik,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.