Bangka, Demokrasibabel – Universitas Bangka Belitung (UBB) menerima 2.905 mahasiswa baru pada tahun akademik 2026/2027. Sebanyak 2.849 mahasiswa mengikuti rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026.
PKKMB 2026 resmi dibuka Rektor UBB Prof Dr Ibrahim MSi di Kampus Terpadu UBB, Balunijuk, Senin (10/8/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Bertumbuh, Berkarakter, Berdampak”.
Tema tersebut menjadi pijakan bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan perguruan tinggi sekaligus mempersiapkan diri menjalani proses akademik, membangun karakter, mengembangkan potensi, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa.
Dalam sambutannya, Ibrahim mengatakan kehadiran ribuan mahasiswa baru menjadi energi baru bagi UBB. Dia meminta mahasiswa memanfaatkan masa perkuliahan untuk menyusun strategi, rencana, dan target dalam mencapai keberhasilan.
“Sebanyak 2.905 mahasiswa, yang terdiri atas mahasiswa Diploma Tiga, Sarjana, Magister, dan mahasiswa asing, akan memulai era baru, mimpi baru, semangat baru, dan energi baru. Hari ini menjadi penanda transformasi dari masa putih abu-abu menjadi mahasiswa yang mengenakan jas almamater biru,” ujar Ibrahim.
Menurut Ibrahim, mahasiswa baru UBB berasal dari berbagai daerah dan latar belakang dengan cita-cita masing-masing. Perbedaan tersebut, kata dia, dipersatukan dalam identitas sebagai mahasiswa UBB.
“Adik-adik datang dari berbagai latar belakang, asal wilayah, dengan berbagai cita-cita dan mimpi. Semua itu kemudian dijahit oleh satu korsa yang sama, yaitu mahasiswa Universitas Bangka Belitung. Adik-adik membawa misi besar dari keluarga dan mimpi untuk berdaya serta meraih masa depan terbaik,” katanya.
Ibrahim juga mengingatkan mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Dia menilai kemampuan untuk menjadi pribadi yang cerdas, kreatif, dan inovatif diperlukan agar mahasiswa mampu menghadapi persaingan di masa depan.
“Dunia semakin berubah. Karena itu, kita harus mampu menyesuaikan diri, menjadi cerdas, kreatif, dan inovatif agar kelak adik-adik semua menjadi pemenang dalam kompetisi kehidupan,” ujarnya.
Dia mengatakan kehidupan kampus memberikan ruang yang luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan. Pengembangan tersebut tidak hanya melalui kegiatan akademik, tetapi juga aktivitas kemahasiswaan.
Mahasiswa baru didorong aktif memperkaya pengalaman, memperluas jejaring, mengembangkan kepemimpinan, membangun kolaborasi, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
PKKMB Digelar 5 Hari
Ketua PKKMB UBB 2026 Prof Dr Devi Valeriani MSi mengatakan dari 2.905 mahasiswa baru yang diterima UBB, sebanyak 2.849 mahasiswa mengikuti rangkaian PKKMB.
“PKKMB tahun ini diikuti oleh 2.849 peserta dari total 2.905 mahasiswa baru UBB. Kegiatan dilaksanakan selama lima hari, terdiri atas tiga hari di tingkat universitas dan dua hari di tingkat fakultas dan program studi,” kata Devi.
Pelaksanaan PKKMB 2026 didukung 34 fasilitator dosen dan 126 co-fasilitator mahasiswa. Selain itu, terdapat 53 panitia yang terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan serta 80 mahasiswa penunjang.
Para mahasiswa penunjang terlibat dalam berbagai rangkaian kegiatan, termasuk marching band, talent, dan parade.
Devi menjelaskan pelaksanaan PKKMB dalam dua tingkatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman yang utuh kepada mahasiswa baru mengenai kehidupan kampus.
Pada tingkat universitas, mahasiswa diperkenalkan dengan lingkungan, sistem, layanan, serta kehidupan akademik dan kemahasiswaan di UBB. Sedangkan pada tingkat fakultas dan program studi, mahasiswa mendapatkan pengenalan yang lebih spesifik mengenai lingkungan akademik dan bidang keilmuan yang akan ditempuh.
“Tema yang kita angkat adalah bertumbuh dengan ilmu, berkarakter melalui nilai, dan berdampak bagi bangsa,” ujar Devi.
Dia mengatakan tema tersebut menegaskan bahwa kehidupan perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada pencapaian pengetahuan. Mahasiswa juga diharapkan membangun karakter dan memiliki kesadaran untuk memberikan manfaat melalui ilmu yang diperoleh.
Dalam PKKMB, mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai aspek kehidupan kampus, mulai dari sistem akademik, layanan kemahasiswaan, fasilitas kampus, organisasi mahasiswa, hingga nilai dan budaya akademik yang berlaku di UBB.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memahami hak dan kewajiban sebagai insan akademik sekaligus mengenal berbagai ruang pengembangan diri selama menempuh pendidikan.
Semangat “bertumbuh dengan ilmu” menekankan pentingnya pembelajaran dan pengembangan kapasitas diri. Sementara “berkarakter melalui nilai” menjadi landasan mahasiswa dalam membangun integritas, tanggung jawab, dan etika.
Adapun semangat “berdampak bagi bangsa” diharapkan mendorong mahasiswa agar ilmu, pengalaman, dan kompetensi yang diperoleh selama berada di UBB dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Kehadiran 2.905 mahasiswa baru tersebut menjadi bagian dari upaya UBB menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter, kreativitas, kemampuan beradaptasi, dan kepedulian sosial.
Rektor UBB berharap mahasiswa dapat memanfaatkan masa studi untuk belajar, mengembangkan potensi, aktif dalam kegiatan kemahasiswaan, membangun jejaring, dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan.
“Jadikan UBB sebagai tempat untuk bertumbuh, membangun karakter, dan mempersiapkan diri agar kelak mampu memberikan dampak yang nyata. Manfaatkan setiap kesempatan yang ada, karena perjalanan menjadi mahasiswa adalah bagian penting dalam mempersiapkan masa depan,” pungkasnya.








