Gubernur Hidayat Arsani Pimpin Penanaman 3.300 Bibit Mangrove di Pantai Menuang Peringati Hari Mangrove Sedunia

by -1072 Views

Bangka Tengah, Demokrasibabel – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani memimpin aksi penanaman massal 3.300 bibit mangrove di Pantai Menuang, Desa Baskara Bhakti, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Minggu (26/7/2026). Kegiatan itu digelar dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia 2026.

Penanaman mangrove tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 10 Tahun 2026 tentang Peringatan Hari Mangrove Sedunia. Kegiatan dikoordinasikan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Babel dan berkolaborasi dengan Festival Menuang.

Hidayat mengatakan penanaman mangrove bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi langkah nyata menjaga kawasan pesisir dan lingkungan hidup.

“Peringatan Hari Mangrove Sedunia bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum bagi kita semua untuk melakukan aksi nyata. Hari ini, kita menanam 3.300 bibit mangrove di Pantai Menuang sebagai langkah konkret menjaga garis pantai dari abrasi, menekan emisi karbon, serta melestarikan biota laut. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat dan melestarikan bentang pesisir ini demi kebaikan anak cucu kita di masa depan,” kata Hidayat.

Menurutnya, rehabilitasi kawasan pesisir melalui penanaman mangrove juga mendukung upaya penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) serta target menuju net zero emission. Selain itu, keberadaan mangrove dinilai penting untuk menjaga ekosistem pesisir dan kelestarian biota laut yang menjadi sumber mata pencaharian masyarakat.

Program tersebut juga sejalan dengan visi Babel Berdaya 2029 yang menitikberatkan pada pembangunan daerah yang berdaya saing, berbudaya, mandiri, dan sejahtera melalui pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Kegiatan penanaman mangrove turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bupati Bangka Tengah, Penjabat Sekretaris Daerah Babel, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kelompok peduli lingkungan, serta masyarakat pesisir Desa Baskara Bhakti.

Pemerintah Provinsi Babel menyebut dokumentasi dan laporan kegiatan tersebut akan disampaikan kepada Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) sebagai bagian dari laporan aksi penanaman mangrove serentak tingkat nasional.

Pemprov Babel juga berkomitmen melakukan pemantauan dan perawatan terhadap 3.300 bibit mangrove yang telah ditanam agar tumbuh optimal dan memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat pesisir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.