Pangkalpinang, Demokrasibabel – Ketua DPRD Kepulauan Bangka Belitung Didit Srigusjaya memastikan layanan penyeberangan lintas Sadai-Belitung akan dialihkan sementara ke Pelabuhan Pangkal Balam menyusul kerusakan parah pada dermaga Pelabuhan Sadai.
Kepastian itu disampaikan Didit usai menerima audiensi dari asosiasi sopir lintas Bangka-Belitung yang mengeluhkan terhentinya aktivitas penyeberangan akibat kondisi dermaga yang dinilai membahayakan keselamatan.
“Alhamdulillah, hal ini sudah ada solusi. Aktivitas di Sadai nanti dipindahkan ke Pangkal Balam oleh ASDP. Mereka menargetkan paling lambat awal Agustus sudah berjalan lagi,” kata Didit.
Menurut Didit, sebelum pengalihan operasional dilakukan, General Manager ASDP akan berkoordinasi dengan General Manager Pelindo terkait penyesuaian tarif agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
Ia berharap proses pengalihan dapat terealisasi lebih cepat dari target awal Agustus karena penghentian penyeberangan telah berdampak terhadap distribusi barang dan perekonomian Bangka Belitung.
“Kita berharap sebelum Agustus sudah bisa berjalan. Karena ini sangat berdampak terhadap sektor ekonomi Bangka Belitung. Jangan sampai distribusi barang yang dibutuhkan masyarakat menjadi terhambat,” ujarnya.
Didit mengungkapkan berdasarkan informasi yang diterimanya dari pihak penyeberangan dan perwakilan Bangka Selatan, kerusakan dermaga Pelabuhan Sadai tergolong parah.
“Kalau diperbaiki total, kebutuhannya sekitar Rp80 miliar. Kerusakannya ternyata sangat besar,” katanya.
Ia menambahkan, karena pelabuhan tersebut melayani lintas kabupaten, kewenangannya berada di Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Meski demikian, penyelesaiannya membutuhkan dukungan berbagai pihak.
DPRD Babel, lanjut Didit, juga akan membangun komunikasi dengan Kementerian Perhubungan agar perbaikan permanen dermaga dapat segera direalisasikan.
“Kami berharap Dirjen Perhubungan bisa menerima kami. Namun proses perbaikan tentu membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Karena itu, untuk sementara penyeberangan dialihkan dulu ke Pangkal Balam,” pungkasnya.








