Pemkot Pangkalpinang Ajak Warga Jadikan GERMAS sebagai Gaya Hidup Sehari-hari

by -1413 Views

Pangkalpinang, Demokrasibabel – Pemerintah Kota Pangkalpinang mengajak masyarakat membudayakan perilaku hidup sehat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Program ini diharapkan menjadi langkah nyata untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan produktif.

Staf Ahli Wali Kota Pangkalpinang Bidang Keuangan, Perekonomian, dan Pembangunan, Devy Ingson, mengatakan GERMAS bukan sekadar slogan, tetapi komitmen bersama untuk membangun budaya hidup sehat yang dimulai dari lingkungan terdekat.

“GERMAS bukan sekadar slogan, tetapi merupakan komitmen bersama untuk membangun budaya hidup sehat yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan kerja, sekolah, hingga seluruh lapisan masyarakat,” kata Devy saat membacakan sambutan Wali Kota Pangkalpinang dalam kegiatan GERMAS di Pangkalpinang.

Menurut dia, GERMAS merupakan gerakan nasional yang mengedepankan upaya promotif dan preventif. Masyarakat didorong lebih mengutamakan pencegahan penyakit dibandingkan pengobatan karena hal tersebut menjadi investasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Ia menambahkan, pembangunan kesehatan menjadi salah satu pilar utama pembangunan nasional. Sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 dan agenda Asta Cita, pemerintah menempatkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing sebagai prioritas.

Di sisi lain, tantangan kesehatan terus meningkat. Kasus penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, stroke, obesitas, hingga kanker terus mengalami kenaikan.

Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang tahun 2025, terdapat 19.003 kasus hipertensi dan 5.006 kasus diabetes melitus. Kondisi tersebut diperparah dengan pola hidup masyarakat yang kurang aktif bergerak, pola makan yang tidak sehat, kurang istirahat, serta rendahnya kesadaran melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Karena itu, Devy menegaskan pemeriksaan kesehatan seharusnya tidak dilakukan hanya saat seseorang sakit. Menurutnya, kebiasaan hidup sehat harus menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat.

Ia juga menyoroti pentingnya peran keluarga dalam membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini. Orang tua, kata dia, harus menjadi teladan bagi anak-anak dengan membiasakan makan makanan bergizi, rutin beraktivitas fisik, tidur yang cukup, tidak merokok, serta menjauhi perilaku berisiko.

“Jika keluarga sehat, maka masyarakat akan menjadi lebih kuat dan tangguh,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Devy menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta seluruh unsur pelayanan kesehatan yang selama ini berperan memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari camat, lurah, kepala puskesmas, perangkat daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, media massa, hingga masyarakat luas untuk memperkuat kolaborasi dalam menyukseskan GERMAS.

“Program kesehatan tidak akan berhasil jika berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan kolaborasi yang kuat agar terbangun ekosistem masyarakat yang sadar, peduli, dan bertanggung jawab terhadap kesehatan,” katanya.

Devy optimistis, jika masyarakat memiliki komitmen yang sama untuk menerapkan pola hidup sehat, Pangkalpinang akan menjadi kota yang semakin maju, sehat, dan produktif.

“Marilah kita jadikan GERMAS sebagai gerakan bersama yang hidup dalam keseharian demi terwujudnya Kota Pangkalpinang yang sehat dan produktif,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.