Wabup Bangka Pantau Hari Pertama MPLS, Tekankan Sekolah Bebas Bullying

by -1544 Views

Sungailiat, Demokrasibabel.com – Wakil Bupati Bangka Syahbudin bersama Ketua DPRD Kabupaten Bangka Jumadi dan Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Bangka Thony Marza meninjau pelaksanaan hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sejumlah sekolah di Sungailiat, Senin (13/7/2026).

Sekolah yang dikunjungi yakni SMP Negeri 2 Sungailiat, SD Negeri 10 Sungailiat, dan SD Negeri 3 Sungailiat.

Syahbudin mengatakan hasil pemantauan menunjukkan pelaksanaan MPLS di SMP Negeri 2 Sungailiat berjalan lancar. Sebanyak 156 siswa baru tampak antusias mengikuti kegiatan pada hari pertama.

“Hari ini kita melihat kegiatan MPLS yang ada di SMPN 2 Sungailiat, SDN 10 Sungailiat dan SDN 3 Sungailiat. Kita harapkan kegiatan MPLS ini tidak ada ejek-ejek ataupun bully, sehingga anak-anak kita dapat mengikuti seluruh rangkaian MPLS ini dengan baik selama lima hari ke depan dan mereka merasa nyaman untuk mengikuti tahapan MPLS sebelum melakukan pembelajaran berikutnya,” kata Syahbudin.

Ia menegaskan, MPLS harus menjadi sarana bagi peserta didik baru untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah tanpa adanya tindakan perundungan maupun intimidasi.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bangka Jumadi menilai MPLS menjadi langkah awal yang penting dalam membentuk karakter peserta didik sejak memasuki lingkungan sekolah baru.

“Kita lihat tadi ada bermacam-macam reaksi anak-anak, ada yang menangis, ada yang sudah kenal teman, ada yang gembira dan sebagainya. Dinamika anak itu bermacam-macam, tapi alhamdulillah semuanya bisa diatasi oleh para guru yang ada di kelas masing-masing,” ujarnya.

Menurut Jumadi, pendampingan dari guru selama pelaksanaan MPLS sangat penting agar siswa baru dapat beradaptasi dengan baik dan merasa nyaman berada di lingkungan sekolah.

MPLS merupakan kegiatan yang bertujuan membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah, mulai dari tata tertib, budaya dan nilai-nilai sekolah, hingga fasilitas yang tersedia seperti ruang kelas, perpustakaan, UKS, laboratorium, dan kantin. Melalui kegiatan tersebut, siswa juga diperkenalkan dengan guru, tenaga kependidikan, serta teman seangkatan sehingga proses adaptasi di sekolah baru dapat berlangsung lebih mudah.(ADV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.