LPDP Sosialisasikan Beasiswa Tahap II 2026 di Universitas Bangka Belitung, Perluas Kesempatan Talenta Daerah

by -1302 Views

Bangka, Demokrasibabel.com – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) secara resmi membuka pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 pada 30 Juni sampai 31 Juli 2026. Momentum pembukaan ini disosialisasikan secara langsung kepada masyarakat dan akademisi di wilayah Kabupaten Bangka dan sekitarnya melalui penyelenggaraan “Seminar Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026” di Gedung Perkuliahan dan Laboratorium Kesehatan Terpadu UBB pada Jumat (10/7) siang.

Kegiatan Seminar Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026 di UBB menghadirkan Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso serta disambut langsung oleh Rektor UBB Prof. Dr. Ibrahim, S.Fil., M.Si. Peserta yang hadir tercatat ada 241 orang yang terdiri dari mahasiswa dan akademisi UBB serta dari kampus lainnya.

Sosialisasi beasiswa ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai program beasiswa terbaru, mekanisme seleksi, serta strategi mempersiapkan diri bagi putra-putri terbaik daerah agar dapat mengakses pendidikan tinggi berkualitas.

Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso mengatakan, percepatan pembangunan SDM merupakan agenda strategis nasional. Menurutnya, Indonesia masih tertinggal dibanding sejumlah negara ASEAN dalam proporsi lulusan magister dan doktor, sehingga LPDP terus memperluas akses beasiswa agar semakin banyak talenta terbaik dapat melanjutkan pendidikan tinggi.

“Kami yakin betul, ini gaspol mengejar ketertinggalan. Malaysia, Vietnam, Thailand memiliki lulusan S2 dan S3 sekitar lima kali lipat dibanding Indonesia secara per kapita,” ujar Dwi Larso.

Masih seperti pada Tahap I, Seleksi Beasiswa LPDP Tahap II menyediakan dua program utama yaitu Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE (Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, Economics). Selain itu, LPDP juga membuka kembali program Beasiswa Akselerasi pada Universitas Unggulan, program kerja sama khusus seperti Beasiswa Keolahragaan, dan Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional Jalur Doctor by Research.

Bidang STEM Industri Strategis mencakup sektor pangan, energi, pertahanan, digitalisasi termasuk kecerdasan artifisial (AI) dan semikonduktor, kesehatan, hilirisasi, maritim, manufaktur dan material maju, serta kewirausahaan dan industri kreatif. LPDP juga mendukung pendanaan untuk bidang STEM-related yang terdiri dari bisnis dan ekonomi serta hukum dan kebijakan publik yang mendukung bidang industri strategis.

Selain itu, LPDP tetap membuka kesempatan berkuliah di bidang SHARE yang juga menjadi bagian penting dalam memperkuat aspek sosial, kebijakan publik, ekonomi, budaya, pendidikan, hingga keagamaan dalam menopang pembangunan nasional.

Rektor UBB Prof. Ibrahim dalam sambutan yang sama mengajak generasi muda Bangka Belitung memanfaatkan peluang yang kini disediakan negara. Menurutnya, kesempatan melanjutkan studi saat ini jauh lebih terbuka dibanding dua dekade lalu ketika akses beasiswa masih sangat terbatas.

Lebih lanjut Ibrahim memaparkan bahwa rata-rata lama sekolah masyarakat Bangka Belitung masih 8,6 tahun atau setara kelas III SMP. Di sisi lain, Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK-PT) masih berada pada kelompok terbawah nasional, sekitar 20 persen. Kondisi tersebut menjadi tantangan besar bagi daerah yang selama ini dikenal memiliki kekayaan sumber daya alam melimpah.

“Ada kondisi di mana kita kaya dengan sumber daya alam. Ini teori resource curse, teori kutukan sumber daya alam. Daerah yang kaya sumber daya alam, jika tidak prepare, suatu hari bisa menjadi miskin karena sumber daya alamnya habis sementara SDM-nya tidak siap,” ujar Ibrahim.

Antusiasme ratusan peserta yang hadir tampak dari keseriusan mereka menyimak pemaparan materi yang dibawakan Kepala Subdivisi Rekrutmen dan Seleksi Beasiswa LPDP Sri Resmawati Budi Prabawani. Sesi diskusi memantik sejumlah peserta yang bertanya terkait pendaftaran, peluang, hingga konsultasi seputar Beasiswa LPDP.

Para alumni penerima Beasiswa LPDP yang tergabung dalam Mata Garuda Bangka Belitung juga hadir membagikan pengalaman. Diharapkan kehadiran dan cerita mereka semakin menarik minat lebih banyak talenta muda Kabupaten Bangka dan sekitarnya untuk mengakses pendidikan tinggi gratis yang telah disediakan oleh LPDP.

Perubahan Kebijakan Beasiswa Tahap II 2026

LPDP terus melakukan peningkatan kualitas layanan dan inklusivitas untuk memperluas akses dan jangkauan serta keberpihakan pada kelompok afirmasi. Terdapat banyak perubahan ketentuan yang bersifat menguntungkan bagi para pendaftar.

Penyesuaian ketentuan pada Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026 antara lain berupa:

1. Keringanan persyaratan Bahasa Inggris

a. Untuk pendaftar kriteria afirmasi:

  • Tujuan dalam negeri: tetap tidak dipersyaratkan sertifikat kemampuan Bahasa Inggris.
  • Tujuan luar negeri:
    1. Bagi yang telah memiliki LoA Unconditional, tidak wajib sertifikat bahasa.
    2. Bagi yang belum memiliki LoA Unconditional, penambahan opsi sertifikat Bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri.
  • Bagi pendaftar dari kelompok afirmasi Putra-Putri Papua tetap tidak dipersyaratkan IPK minimal serta kemampuan bahasa Inggris, baik untuk tujuan dalam negeri maupun luar negeri.

b. Untuk pendaftar kriteria non afirmasi (pendaftar umum/CPNS/PNS/TNI/POLRI):

  • Bagi yang telah memiliki LoA Unconditional, tidak wajib sertifikat bahasa.
  • Bagi yang belum memiliki LoA Unconditional:
    1. Tujuan dalam negeri: penambahan opsi sertifikat Bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri dan TOEP.
    2. Tujuan luar negeri: penambahan opsi sertifikat Bahasa Inggris yaitu Duolingo.

c. Untuk pendaftar beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional jalur Doctor by Research:

  • Bagi yang telah memiliki LoA Unconditional, tidak wajib sertifikat bahasa.
  • Bagi yang belum memiliki LoA Unconditional:
    1. Penambahan opsi sertifikat Bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri.
    2. Penurunan skor minimal Bahasa Inggris dibandingkan Tahap I.

2. Pembaharuan Daftar Perguruan Tinggi Tujuan

a. Penambahan Universitas Unggulan dari sebelumnya 17 universitas unggulan untuk seluruh program studi, menjadi 31 universitas unggulan yang terdiri dari 17 universitas untuk seluruh program studi dan 14 universitas tambahan khusus program studi STEM.

b. Pembaruan daftar perguruan tinggi tujuan dalam negeri, luar negeri, double/joint degree untuk Beasiswa STEM Industri Strategis dan SHARE serta pembaruan daftar perguruan tinggi tujuan untuk Beasiswa Keolahragaan.

Beasiswa LPDP terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia yang memenuhi syarat. Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 dapat dilakukan melalui laman resmi LPDP sesuai jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Investasi Pembangunan Talenta Bangsa yang Berkelanjutan

LPDP saat ini mengelola Dana Abadi di Bidang Pendidikan sebesar Rp195,81 triliun setelah resmi bertambah Rp15 triliun per 30 Juni 2026. Dana tersebut menjadi fondasi yang memastikan keberlanjutan berbagai program layanan LPDP termasuk memperluas akses dan penerima beasiswa LPDP.

Sejak mulai menyalurkan pendanaan beasiswa pada 2013 hingga Mei 2026, LPDP telah menghasilkan 58.749 penerima Beasiswa LPDP yang terdiri atas program magister, doktor, dokter spesialis, dan non-gelar. Terdapat 34.334 orang yang telah menjadi alumni, sementara 18.728 orang masih menjalani studi di berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri.

LPDP juga menjalankan program beasiswa kolaborasi dengan Kementerian dan Lembaga lain. LPDP telah mendukung 98.409 penerima beasiswa program degree serta lebih dari 586 ribu peserta program non-degree, sekaligus mendanai ribuan proyek riset, penguatan perguruan tinggi, dan pemajuan kebudayaan.

Sementara itu, antusiasme masyarakat terhadap Beasiswa LPDP juga terus meningkat. Pada penyelenggaraan Seleksi Beasiswa LPDP Tahap I Tahun 2026, sebanyak 2.753 peserta dinyatakan lulus seleksi substansi dari total pendaftar sebesar 32.794 peserta dan akan melanjutkan proses persiapan studi menuju berbagai perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri.

Capaian tersebut melanjutkan tren peningkatan minat masyarakat terhadap program beasiswa LPDP sebesar 33,22% dibandingkan tahun 2025.

Beasiswa LPDP bersumber dari dana publik, sehingga setiap penerima memiliki tanggung jawab untuk kembali dan berkontribusi memberikan manfaat kepada bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.