Pangkalpinang, Demokrasibabel – Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan bahwa Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Demokrat Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menjadi bagian penting dari proses demokrasi internal sekaligus momentum konsolidasi partai dalam menghadapi agenda politik ke depan.
Menurut Herman, Musda merupakan agenda lima tahunan yang dilaksanakan secara berjenjang dan menjadi bagian dari strategi jangka pendek maupun jangka panjang partai. Dalam forum tersebut, pemilihan Ketua DPD dilakukan melalui mekanisme organisasi yang melibatkan pemilik suara dari unsur DPP, DPD, dan para Ketua DPC.
“Musda ini bukan sekadar seremonial, tetapi memiliki makna yang sangat dalam sebagai ajang konsolidasi untuk meningkatkan soliditas dan solidaritas kader di Bangka Belitung,” kata Herman.
Ia menjelaskan, hasil Musda nantinya akan diputuskan melalui mekanisme organisasi, baik melalui aklamasi maupun pemilihan. Nama yang terpilih kemudian akan disampaikan kepada DPP untuk ditetapkan oleh Ketua Umum Partai Demokrat.
Dalam arahannya kepada kader, Herman menyampaikan tiga pesan utama dari Ketua Umum Partai Demokrat, yakni rapatkan barisan, bangun kekuatan, dan rebut kemenangan.
Menurutnya, rapatkan barisan berarti memperkuat loyalitas dan kebersamaan seluruh kader dengan meneladani semangat saat Partai Demokrat meraih kemenangan pemilu dan mengantarkan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono memimpin Indonesia.
Sementara itu, bangun kekuatan dilakukan melalui penguatan struktur partai dari tingkat DPP hingga ranting dan anak ranting sebagai fondasi utama mesin politik partai.
Adapun pesan rebut kemenangan menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk bekerja lebih terarah dan kompetitif dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Kemenangan tidak datang dengan sendirinya, tetapi harus diperjuangkan melalui strategi dan kerja politik yang matang,” ujarnya.
Herman juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPD Demokrat Babel sebelumnya yang memilih tidak kembali mencalonkan diri pada Musda kali ini. Ia menilai kepemimpinan sebelumnya telah berkontribusi menjaga eksistensi Partai Demokrat di Bangka Belitung, termasuk mempertahankan keterwakilan di legislatif selama beberapa periode.
Terkait target politik, Herman mengatakan Partai Demokrat menargetkan kembali meraih satu kursi DPR RI dari daerah pemilihan Bangka Belitung yang dalam dua periode terakhir belum berhasil diperoleh.
“Pada 2009, 2014 hingga 2019 kita pernah memiliki wakil di DPR RI, namun pada 2019 dan 2024 kosong. Dengan pengalaman dan semangat yang ada, insya Allah kita bisa kembali merebut satu kursi,” katanya.
Ia menambahkan, saat ini Partai Demokrat mulai memanaskan mesin politik untuk memastikan seluruh struktur organisasi berjalan efektif dalam mencapai target yang telah ditetapkan, termasuk peningkatan perolehan kursi di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota.
“Mesin partai harus terus bergerak dan konsisten dengan target yang telah ditetapkan, bukan hanya untuk meraih kursi, tetapi agar Demokrat semakin besar kontribusinya bagi masyarakat,” pungkas Herman.









