Dinkes Pangkalpinang Perkuat Kerja Sama dengan PMI, Donor Darah Digencarkan untuk Tambah Stok

by -679 Views

PANGKALPINANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pangkalpinang terus berupaya meningkatkan ketersediaan stok darah dengan menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI). Langkah tersebut dilakukan menyusul masih terbatasnya persediaan darah di Pangkalpinang, khususnya untuk golongan darah A, B, dan AB.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Hisar Mangoloi, mengatakan kebutuhan darah di daerah itu cukup tinggi, sementara jumlah pendonor aktif dan stok darah yang tersedia masih belum mampu memenuhi permintaan.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena darah merupakan kebutuhan vital bagi pasien yang menjalani tindakan medis maupun kondisi darurat.

“Persediaan darah di Pangkalpinang memang masih terbatas. Karena itu kami bekerja sama dengan PMI untuk mendorong peningkatan donor darah di masyarakat,” ujar Hisar.

Sebagai upaya menambah stok darah, Dinkes Pangkalpinang akan memanfaatkan berbagai kegiatan yang melibatkan banyak masyarakat dengan menghadirkan layanan donor darah di lokasi kegiatan.

Strategi tersebut dilakukan untuk mempermudah akses masyarakat yang ingin mendonorkan darah sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya donor darah secara sukarela.

Salah satu agenda yang akan dimanfaatkan ialah kegiatan sunatan massal pada 22 Juni 2026, di mana Dinkes bersama PMI akan membuka pos donor darah bagi masyarakat.

“Kami mencoba menyelipkan kegiatan donor darah dalam berbagai agenda masyarakat. Jadi saat ada kegiatan yang melibatkan banyak orang, kami hadirkan juga layanan donor darah,” katanya.

Selain membuka layanan donor darah, Dinkes Pangkalpinang juga berencana menghadirkan sejumlah pelayanan kesehatan lainnya agar manfaat kegiatan yang diberikan kepada masyarakat menjadi lebih luas.

Hisar berharap kolaborasi yang terus diperkuat bersama PMI dapat membantu memenuhi kebutuhan darah di Kota Pangkalpinang yang cenderung meningkat dari waktu ke waktu.

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif menjadi pendonor darah sukarela karena setetes darah dinilai dapat membantu menyelamatkan nyawa sesama.

“Kebutuhan darah cukup tinggi, sementara persediaan masih terbatas. Karena itu kami berharap semakin banyak masyarakat yang ikut berpartisipasi menjadi pendonor darah,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.