FLS3N SD Pangkalpinang 2026 Digelar, Pemkot Targetkan Wakil ke Tingkat Nasional

by -263 Views

Pangkalpinang – Pemerintah Kota Pangkalpinang membuka Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SD tahun 2026 sebagai wadah pengembangan kreativitas, keberanian, dan karakter siswa sejak dini.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Keuangan, Perekonomian, dan Pembangunan, Devy Ingson, yang hadir mewakili Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin.

Dalam sambutan wali kota yang dibacakannya, Devy menyampaikan permohonan maaf karena wali kota belum dapat hadir langsung dalam kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa FLS3N bukan sekadar ajang perlombaan menang atau kalah, melainkan ruang belajar bagi siswa untuk mengembangkan rasa percaya diri dan kreativitas.

“Hari ini bukan hanya tentang lomba, tetapi tempat anak-anak belajar percaya diri, berani tampil, serta menunjukkan bakat dan kreativitas yang dimiliki,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan seni dan sastra seperti FLS3N memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan berbudaya.

“Dari panggung sederhana seperti ini sering lahir anak-anak hebat yang nantinya membawa nama baik sekolah, daerah, bahkan bangsa,” katanya.

Ia juga mengapresiasi dukungan para guru, kepala sekolah, dan orang tua dalam membimbing siswa, tidak hanya di bidang akademik tetapi juga seni dan sastra.

Kepada para peserta, Devy berpesan agar tidak takut tampil di depan umum.

“Menang memang membanggakan, tetapi keberanian untuk tampil adalah langkah hebat yang tidak semua orang miliki,” ucapnya.

Usai pembukaan kegiatan, Devy mengatakan ajang FLS3N menjadi tahapan penting bagi siswa untuk melangkah hingga tingkat yang lebih tinggi.

“Dari tingkat SD dan tingkat kota ini nantinya insyaallah bisa maju ke tingkat provinsi bahkan nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, nilai sportivitas menjadi hal utama yang ingin ditanamkan kepada para peserta selain prestasi.

“Kemenangan bukan satu-satunya tujuan, tetapi bagaimana anak-anak belajar sportif dan terus berkembang,” katanya.

Menurut Devy, kegiatan seperti FLS3N juga mampu melatih kecerdasan intelektual dan emosional siswa melalui pengalaman belajar di dalam maupun luar kelas.

Ia mengungkapkan, Pemerintah Kota Pangkalpinang tetap memberikan dukungan terhadap kegiatan pendidikan dan pengembangan bakat siswa meski di tengah kondisi efisiensi anggaran.

“Keberhasilan itu tidak hanya dihasilkan dari kecukupan dana, tetapi juga semangat dan kerja sama semua pihak,” ujarnya.

Pada FLS3N tahun ini, Kota Pangkalpinang mengikuti lima cabang lomba, di antaranya solo vokal dan seni pertunjukan lainnya.

Pemkot Pangkalpinang pun menargetkan perwakilan siswa dapat menembus tingkat nasional dan meraih prestasi.

“Harapan kita minimal bisa meraih medali perak, syukur-syukur medali emas di tingkat nasional,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.