PANGKALPINANG, Demokrasibabel.com – Dalam upaya mengakselerasi pemerataan akses kelistrikan di seluruh penjuru negeri, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung resmi menerjunkan 10 personel Bawah Kendali Operasi (BKO) ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pelepasan tim tenaga pemeliharaan teknis (hartek) tersebut dipimpin langsung oleh manajemen di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, pada Sabtu (25/4/2026).
Prosesi pelepasan tim teknis tersebut dipimpin langsung oleh jajaran manajemen di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, pada Sabtu (25/4/2026). Kesepuluh personel ini merupakan tenaga pemeliharaan teknis (hartek) terpilih dari berbagai unit operasional PLN Babel dan PLN Electricity Services Babel. Mereka akan ditempatkan di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, sebagai pasukan garda depan yang menyokong penuh Program Listrik Desa (Lisdes) 2026.
General Manager PLN UIW Bangka Belitung, Ira Savitri, menegaskan bahwa penugasan lintas pulau ini adalah bentuk nyata dari sinergi korporasi dalam menghadirkan pemerataan akses energi bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Dengan semangat pengabdian dan tanggung jawab sebagai bagian dari keluarga besar PLN, hari ini kami melepas keberangkatan 10 personel terbaik dari BKO UIW Bangka Belitung menuju Waingapu, Nusa Tenggara Timur. Penugasan ini bukan sekadar perjalanan tugas, melainkan sebuah misi mulia untuk membawa terang bagi saudara-saudara kita di seluruh pelosok tanah air,” ujar Ira.
Lebih lanjut, Ira memaparkan bahwa langkah pengerahan personel ini merepresentasikan nilai transformasi PLN yang mengedepankan kolaborasi tanpa memandang batas wilayah geografis. Sinergi ini diyakini mampu memangkas waktu tunggu penyelesaian infrastruktur kelistrikan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“Ini adalah wujud nyata komitmen PLN dalam mendukung percepatan program listrik desa. Lebih dari itu, ini merupakan implementasi semangat One Team! One Rhythm!, di mana seluruh insan PLN bergerak dalam satu irama, saling menguatkan, dan berkolaborasi tanpa batas wilayah demi menghadirkan keadilan energi bagi seluruh rakyat Indonesia,” tambahnya.
Melalui penebalan tenaga ahli di lapangan, PLN berharap akses listrik yang memadai di wilayah terpencil NTT dapat segera terwujud. Kehadiran akses listrik yang andal dan berkelanjutan ini diyakini akan menjadi katalisator bagi peningkatan taraf hidup dan perekonomian masyarakat serta pemerataan pembangunan nasional.
Menutup prosesi pelepasan, Ira memberikan suntikan moral sekaligus doa kepada para personel yang akan bertugas menghadapi medan baru di wilayah timur Indonesia.
“Selamat bertugas. Terangi negeri, jaga diri, dan bawa pulang kebanggaan,” pungkas Ira.








