PT TIMAH Klarifikasi Dugaan Penitipan Timah, Tegaskan Barang Bukti dari Polres Pangkalpinang

by

Pangkalpinang, Demokrasibabel – PT TIMAH (Persero) Tbk memberikan klarifikasi terkait pemberitaan dugaan penitipan material timah di gudang perusahaan. Perusahaan menegaskan bahwa material tersebut merupakan barang bukti yang berkaitan dengan proses hukum dan dititipkan secara resmi oleh Polres Pangkalpinang.

PT TIMAH menyebutkan, penitipan material telah dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan administrasi yang berlaku. Proses tersebut dilengkapi dokumen resmi, berita acara, serta pencatatan yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Penitipan barang bukti oleh Polres Pangkalpinang kepada PT TIMAH telah memenuhi aspek administrasi secara lengkap, termasuk dokumen resmi dan proses pencatatan. Barang tersebut berstatus titipan,” kata Department Head Corporate Communication PT TIMAH, Anggi Siahaan, dalam keterangan tertulis.

Ia menjelaskan, barang bukti tersebut dititipkan pada awal April 2026 dan ditempatkan di Gudang Biji Timah (GBT) Bangka Tengah atas permintaan pihak kepolisian, termasuk untuk keperluan penimbangan dan pengamanan.

PT TIMAH memastikan seluruh aktivitas, termasuk penitipan barang oleh pihak eksternal, dilakukan secara transparan, terdokumentasi, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Terkait kedatangan tim media ke lokasi gudang, Anggi menegaskan ketidakhadiran pihak berwenang saat itu bukan bentuk penolakan. Menurutnya, pihak terkait sedang menjalankan tugas operasional di lapangan.

“Petugas yang saat itu berkomunikasi di GBT bukan dalam posisi menghindar, melainkan memiliki perbedaan tugas dan kewenangan dalam menyampaikan keterangan kepada media,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Pangkalpinang, Max Mariners, membenarkan adanya penitipan barang bukti di PT TIMAH.

“Barang bukti yang dimaksud saat ini berada di kawasan GBT Cambai. Kami titipkan di sana dan tidak ada yang namanya penghilangan barang bukti,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa penitipan tersebut telah sesuai aturan dan dilakukan secara terbuka.

“Kami sudah melakukan penghitungan bersama pihak PT TIMAH. Jumlahnya jelas, tidak ada yang ditutup-tutupi,” ujarnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.