Pemkab Bangka Tengah Perkuat Komitmen Pengelolaan Sampah, Fokus Edukasi dan Partisipasi Masyarakat

by
Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Tengah, Ahmad Syarifullah Nizam

Bangka Tengah, Demokrasibabel.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah terus memperkuat komitmen dalam pengelolaan sampah melalui peningkatan kesadaran masyarakat, partisipasi publik, serta penguatan sistem pengelolaan dari sumber hingga tempat pemrosesan akhir (TPA).

Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Tengah, Ahmad Syarifullah Nizam, mengatakan Bangka Tengah saat ini telah memperoleh skor lebih dari 33 dalam penilaian pengelolaan sampah nasional dan masuk dalam kategori pembinaan atau di atas tahap pengawasan.

Hal itu disampaikan Syarifullah usai mengikuti Rapat Koordinasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Pengelolaan Sampah di Hotel Aston Emidary Bangka Hotel & Conference Center, Jumat (6/3).

“Informasi yang kita terima, Bangka Tengah mendapatkan skor nilai lebih dari 33 dan berada pada kategori sudah di atas pengawasan pembinaan dalam penilaian pengelolaan sampah,” katanya.

Ia menjelaskan, penilaian pengelolaan sampah terdiri dari tiga aspek utama. Pertama adalah anggaran dan kebijakan dengan bobot penilaian 20 persen, kedua sumber daya manusia (SDM) dan fasilitas sebesar 30 persen, serta pengelolaan sampah dan kebersihan dengan bobot 50 persen.

Pada aspek anggaran dan kebijakan, penilaian meliputi persentase anggaran pengelolaan sampah dari APBD sebesar 40 persen, kebijakan pengelolaan sampah 30 persen, serta pemisahan regulator dan operator pengelolaan sampah sebesar 30 persen.

Sementara pada aspek SDM dan fasilitas mencakup rasio ketersediaan SDM pengelolaan sampah sebesar 5 persen serta rasio ketersediaan sarana dan prasarana pengelolaan sampah.

Adapun pada aspek pengelolaan sampah dan kebersihan, penilaian meliputi pengelolaan sumber sampah serta pengelolaan TPA.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja pengelolaan sampah ke depan.

Ia menambahkan, melalui program KIE, pemerintah daerah menargetkan peningkatan kesadaran masyarakat terkait pentingnya pengurangan sampah melalui perubahan pola konsumsi dan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

Selain itu, Pemkab Bangka Tengah juga akan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah dari sumbernya, seperti di rumah tangga, sekolah, pasar, dan perkantoran guna mendukung proses daur ulang.

“Kita juga berupaya menekan jumlah sampah yang masuk ke TPA melalui pengelolaan di sumber, daur ulang, hingga konversi sampah menjadi energi sehingga dapat memperpanjang umur TPA,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Bangka Tengah akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari organisasi perangkat daerah, institusi pendidikan, komunitas masyarakat, sektor swasta, hingga media dan organisasi non-pemerintah.

Nizam mengatakan keterlibatan semua pihak penting untuk membangun ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan, termasuk melalui pengembangan bank sampah, TPS 3R, TPST, hingga kegiatan daur ulang dan pengomposan.

“Kita berharap melalui edukasi, kampanye, dan pendekatan partisipatif, kesadaran serta kepercayaan publik terhadap pengelolaan sampah dapat terus meningkat,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.