Inflasi Babel Februari 2026 3,31%, NTP Naik dan Ekspor Timah Melonjak

by -283 Views
foto : Ilustrasi (Istimewah)

Pangkalpinang, Demokrasibabel.com – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) sebesar 3,31 persen pada Februari 2026 dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,75. Sementara secara bulanan (month-to-month/m-to-m), Babel mengalami deflasi sebesar 0,64 persen.

Inflasi tahunan tersebut terutama dipengaruhi kenaikan tarif listrik, emas perhiasan, dan cumi-cumi. Adapun secara bulanan, inflasi dipicu oleh kenaikan harga komoditas bayam, sawi hijau, dan ikan kerisi.

Secara wilayah, Kabupaten Bangka Barat mencatat inflasi tahunan tertinggi sebesar 4,78 persen dengan deflasi bulanan 0,77 persen. Tanjung Pandan mengalami inflasi tahunan 2,16 persen dan deflasi bulanan 1,56 persen. Kabupaten Belitung Timur mencatat inflasi tahunan 3,00 persen dan deflasi bulanan 0,01 persen, sedangkan Kota Pangkalpinang mengalami inflasi tahunan 3,00 persen dan inflasi bulanan sebesar 0,44 persen.

Selain inflasi, Nilai Tukar Petani (NTP) Babel pada Februari 2026 tercatat naik 1,17 persen menjadi 154,36. Kenaikan ini dipengaruhi meningkatnya indeks harga yang diterima petani sebesar 0,73 persen menjadi 191,64, terutama dari komoditas kelapa sawit, karet, dan cabai rawit. Di sisi lain, indeks harga yang dibayar petani turun 0,44 persen menjadi 124,15, dipengaruhi penurunan harga bayam, sawi hijau, dan kacang panjang.

Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) juga meningkat sebesar 0,57 persen menjadi 152,40, sementara indeks Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal (BPPBM) naik tipis 0,15 persen menjadi 125,75. Secara regional Sumatera, NTP Babel berada di posisi keempat setelah Bengkulu, Riau, dan Jambi.

Dari sektor perdagangan luar negeri, nilai ekspor Babel pada Januari 2026 mencapai US$157,93 juta, meningkat 109,00 persen dibandingkan Januari 2025. Ekspor timah menjadi kontributor utama dengan nilai US$131,81 juta atau naik 203,03 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, nilai impor Babel pada Januari 2026 tercatat sebesar US$112,07 ribu, naik 112,28 persen dibandingkan Januari 2025 sebesar US$52,79 ribu. Dengan capaian tersebut, neraca perdagangan Babel mengalami surplus sebesar US$157,93 juta.

Pada sektor pariwisata, jumlah perjalanan wisatawan nusantara ke Babel pada Januari 2026 tercatat sebanyak 386,53 ribu perjalanan, turun 1,95 persen dibandingkan Desember 2025, namun meningkat 7,79 persen dibandingkan Januari 2025.

Jumlah tamu yang menginap di hotel Babel tercatat sebanyak 59.259 orang, turun 9,13 persen dibanding bulan sebelumnya. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang juga turun menjadi 25,47 persen dari sebelumnya 31,28 persen. Rata-rata lama menginap tercatat 1,45 malam, sedikit turun dibandingkan bulan sebelumnya 1,46 malam.

Dari sektor transportasi laut, jumlah penumpang berangkat pada Januari 2026 tercatat sebanyak 34,01 ribu orang, turun 34,01 persen dibanding bulan sebelumnya, sedangkan penumpang datang tercatat 28,53 ribu orang atau turun 6,76 persen.

Jumlah barang yang dimuat melalui angkutan laut tercatat sebesar 254,34 ribu ton atau turun 13,23 persen, sementara barang yang dibongkar sebesar 137,50 ribu ton atau turun 22,32 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Adapun transportasi udara mencatat jumlah penumpang berangkat sebanyak 63,36 ribu orang atau turun 12,70 persen dibanding bulan sebelumnya. Penumpang datang tercatat sebanyak 66,77 ribu orang atau turun 10,73 persen.

Penurunan jumlah penumpang terjadi di Bandara Depati Amir maupun Bandara H.A.S. Hanandjoeddin, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan, yang menunjukkan adanya perlambatan mobilitas penumpang pada awal tahun 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.