Toboali, Demokrasibabel – Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Manajemen Talenta pada Instansi Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2026. Kegiatan itu digelar di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Jumat (27/2/2026).
Dalam kegiatan tersebut hadir Sekretaris Daerah Bangka Selatan Hefi Nuranda, para pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II), pejabat administrator (Eselon III), pejabat pengawas (Eselon IV), serta Ketua Tim Kerja Pembina Manajemen ASN Walter M. Simarmata beserta tim.
Dalam sambutannya, Debby menegaskan pentingnya penguatan sistem merit dalam pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menyebut, untuk mewujudkan visi Indonesia Maju dan mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045, dibutuhkan ASN yang profesional, kompeten, dan berintegritas.
“Diperlukan ASN yang profesional, kompeten, dan berintegritas tinggi melalui pembangunan meritokrasi instansi dengan manajemen talenta ASN,” kata Debby.
Menurutnya, manajemen talenta ASN merupakan sistem manajemen karier yang mencakup tahapan akuisisi, pengembangan, retensi, hingga penempatan talenta berdasarkan potensi dan kinerja terbaik untuk menduduki jabatan strategis.
Ia menjelaskan, percepatan pembangunan dan penerapan manajemen talenta di setiap instansi pemerintah menjadi langkah penting untuk mengidentifikasi dan menempatkan ASN terbaik pada posisi yang tepat.
“Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, manajemen talenta ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pengelolaan sumber daya manusia pemerintah yang profesional dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.
Debby juga menekankan pentingnya sosialisasi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tercipta pemahaman dan komitmen bersama dalam pengelolaan sumber daya manusia.
“Sosialisasi ini sangat penting untuk memastikan setiap OPD dapat menjalankan peran dan tanggung jawabnya secara efektif dalam mengembangkan dan memanfaatkan talenta sesuai kebutuhan organisasi,” imbuhnya.
Ia berharap, melalui kegiatan tersebut dapat terbangun sinergi antar-OPD, mengurangi kesenjangan informasi, serta membentuk budaya kerja yang berfokus pada peningkatan kompetensi dan pelayanan publik.
“Manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan harus berjalan optimal dan mendukung terciptanya pemerintahan yang profesional, transparan, dan responsif,” tutupnya.









