Pangkalpinang, Demokrasibabel.com – Komisi XII DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk meninjau kesiapan pasokan listrik PT PLN (Persero) jelang Hari Raya Imlek, Ramadan, dan Idulfitri. Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan di sektor energi dan sumber daya mineral.
Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, mengatakan pihaknya ingin memastikan keandalan listrik tetap terjaga selama tiga momentum besar keagamaan tersebut.
“Ada tiga kegiatan besar yaitu Imlek, puasa dan Idul Fitri. Kami berharap ketersediaan listrik dapat terjaga dengan baik. PLN telah memaparkan kesiapan perlengkapan dan peralatan, termasuk penyiapan trafo maupun genset agar listrik tetap menyala secara berkelanjutan,” ujar Bambang dalam keterangannya, Rabu (12/2/2026).
Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero), Rizal Calvary Marimbo, menjelaskan pihaknya telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap unit pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi hingga distribusi di Pulau Bangka dan Belitung.
“Kami menyiapkan peralatan cadangan seperti trafo bergerak dan genset untuk memperkuat keandalan sistem. Seluruh personel juga disiagakan guna merespons potensi gangguan secara cepat dan terukur,” kata Rizal.
General Manager PLN UIW Bangka Belitung, Ira Savitri, memastikan kondisi sistem kelistrikan di wilayah tersebut dalam keadaan aman dengan cadangan daya yang memadai.
“Kesiapan pasokan listrik di Bangka Belitung dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk pada periode beban puncak saat hari besar keagamaan. Koordinasi intensif terus dilakukan dengan seluruh unit operasional,” ungkap Ira.
Dalam sesi diskusi, sejumlah anggota Komisi XII DPR RI turut memberikan apresiasi. Anggota Komisi XII dari Fraksi Partai Golkar, Alfons Manibiu, menyebut kesiapan PLN Bangka Belitung dapat menjadi tolok ukur bagi daerah lain.
“Pelaksanaan penjagaan keandalan sistem kelistrikan perlu terus dimonitor secara berkelanjutan, termasuk di daerah pemilihan lain menjelang masa siaga Imlek, Ramadan, dan Idulfitri,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Anggota Komisi XII dari Fraksi PAN, Totok Sudaryanto. Ia menilai langkah antisipatif PLN sudah dilakukan sejak dini dengan respons pimpinan yang cepat.
Sementara itu, Anggota Komisi XII dari Fraksi PKS, Jalal Abdul Nasir, menilai pola kerja dan koordinasi PLN dalam menjaga pasokan listrik sudah berjalan baik dan dapat menjadi contoh.
Dalam kunjungan tersebut, PLN juga memaparkan sejumlah langkah preventif, mulai dari pemeliharaan rutin infrastruktur kelistrikan, penguatan sistem pengamanan jaringan, hingga penempatan personel siaga di titik-titik strategis.
PLN menegaskan komitmennya menjaga keandalan pasokan listrik guna mendukung stabilitas sosial dan aktivitas ekonomi masyarakat Bangka Belitung selama periode hari besar keagamaan.







