Peringati Isra Mikraj di SMPN 1 Koba, Wabup Bateng Ajak Pelajar Stop Bullying

by

Koba, Demokrasibabel.com – Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW terus dirayakan di Kabupaten Bangka Tengah. Kali ini, SMP Negeri 1 Koba menggelar peringatan Isra Mikraj yang dihadiri Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda, Selasa (20/1/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW: Wujudkan Generasi SMP Negeri 1 Koba yang Religius, Berprestasi, dan Beradab, Tanpa Perundungan”. Peringatan Isra Mikraj ini menghadirkan narasumber Kepala Bidang Perlindungan Anak DPPKBPPPA Bangka Tengah Waryudi serta Ustaz Jaya Jailani.

Sejak pagi, ratusan siswa tampak antusias mengikuti kegiatan dan menyimak materi yang disampaikan para narasumber di halaman sekolah.

Dalam sambutannya, Efrianda menyebut peringatan Isra Mikraj bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud rasa syukur umat Islam kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW.

“Pagi ini kita berkumpul di SMPN 1 Koba dalam rangka memperingati hari besar Islam Isra Mikraj. Ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW atas rida dan karunia-Nya, sehingga kita mampu menjalankan syariat Islam yang diajarkan Rasulullah,” kata Efrianda.

Efrianda juga menekankan pentingnya menjadikan momentum Isra Mikraj untuk membentuk karakter pelajar yang berakhlak mulia serta menolak segala bentuk perundungan di lingkungan sekolah.

“Saya berharap anak-anak SMP Negeri 1 Koba dapat meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, saling menghormati, saling menghargai, dan tidak melakukan perundungan dalam bentuk apa pun. Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua siswa,” ujarnya.

Menurut Efrianda, bullying tidak hanya berdampak buruk bagi korban, tetapi juga dapat merusak masa depan pelaku jika dibiarkan terus terjadi.

Salah satu siswi SMP Negeri 1 Koba, Khonsa Nafisah Hanun (13), mengaku bersyukur bisa mengikuti kegiatan tersebut karena mendapatkan banyak pelajaran berharga.

“Saya mendapatkan ilmu bahwa membully itu sangat tidak baik untuk perkembangan siswa. Saya juga belajar tentang Isra Mikraj yang perjalanannya sangat panjang dan mungkin sulit dibayangkan,” tutur Khonsa.

Ia pun mengajak teman-temannya untuk menghentikan tindakan perundungan di lingkungan sekolah. “Berhentilah membully teman-teman. Stop bully, karena bullying tidak akan membuat kita sukses di masa depan,” katanya.

Kegiatan peringatan Isra Mikraj ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Bangka Tengah serta Kepala SMP Negeri 1 Koba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.